06 Sep 2019 09:13

Politeknik Manado Perdalam Bahasa Inggris Yayasan Hang Tuah Manado

MyPassion
Siswa-Siswi Yayasan SMP Hang Tuah Manado menerima materi pendalaman bahasa inggris oleh tim Pengabdi/Dosen Politeknik Negeri Manado. (Politeknik Negeri Manado)

MANADOPOSTONLINE.COM - Politeknik Negeri Manado melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) memberikan pemahaman serta pendalaman bahasa inggris kepada yayasan SMP Hang Tuah Manado..

Hal itu untuk menunjang kegiatan serta keikutsertaan para siswa dalam mengikuti ajang kebaharian di berbagai provinsi bahkan sampai ke batas-batas terluar wilayah Indonesia dengan pelayaran KRI,

Dosen Politeknik Manado Treesje Lusje Runtuwene,SE.MAP yang juga merupakan Anggota tim pengabdi menjelaskan karakter cinta bahari adalah ciri khas satuan pendidikan Hang Tuah seluruh Indonesia.

"Termasuk di dalamnya juga ada SMP Hang Tuah Manado yang terletak di jln. Yos Sudarso Kairagi, kecamatan Tikala, kota Manado dimana mereka juga bernaung di wilayah provinsi Sulawesi Utara, dibawah Yayasan Hang Tuah. Yang ditunjang oleh TNI angkatan laut, sekolah di bawah yayasan pendidikan Hang Tuah ini pun sering mengikuti berbagai ajang kebaharian di berbagai propinsi bahkan sampai ke batas-batas terluar wilayah Indonesia dengan pelayaran KRI," kata Runtuwene.

Lebih jauh dirinya menerangkan, cinta tanah air, cinta lingkungan dan cinta sesama tanpa mengenal perbedaan suku, ras dan agama adalah keunggulan yayasan pendidikan Hang Tuah.

"Namun keterbatasan penguasaan bahasa Inggris sering menjadi kendala ketika siswa siswi SMP Hang Tuah ini akan berpartisipasi dalam berbagai ajang kebaharian. Karena banyak peserta dalam event – event kebaharian itu berasal dari Negara lain yang umumnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar mereka," tuturnya.

Menurut dia, hal ini sering bahkan mungkin saja siswa-siswi merasa engan untuk tampil. "Disisi lain mereka diharuskan tampil sebagai satu satunya utusan Yayasan Hang tuah yang ada di Manado dimana yayasan ini juga bertugas untuk mempromosikan objek-objek wisata di Manado melalui kegiatan kebahariannya," tambahnya.

Untuk itulah, melalui PKM Politeknik Negeri Manado, sambungnya ingin membantu menyelesaikan kendala yang dialami yayasan khususnya siswa-siswi tersebut.

"Maka untuk itulah kami tergerak. Serta ingin sekali menunjang sepak terjang sekolah ini yang intens perhatian dan aktivitasnya pada berbagai kegiatan dan gerakan kebaharian," ujarnya.

Tujuan PKM sendiri adalah untuk dapat meletakan dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan Bahasa Inggris Pariwisata Bahari secara khusus dan menjadi pemicu kecintaan siswa-siswi SMP Hang Tuah Manado terhadap bahasa Inggris.
"Yang secara umum dalam mempromosikan objek-objek wisata daerah ini secara berkelanjutan dan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kebaharian," tandasnya.

Diketahui, PKM dilaksanakan selama 3 bulan April hingga Juni 2019. Adapun yang menjadi tim pengabdi yakni. Drs. Agustinus Lumettu, MAP, sebagai ketua tim pengabdi dan Treesje Lusje Runtuwene,SE.MAP, sebagai Anggota tim pengabdi.(gab)

Kirim Komentar