02 Sep 2019 09:18

Politeknik Manado Tambah Wawasan Masjid Sabilal Muhtadin

MyPassion
Peserta Pengurus Masjid Sabilal Muhtadin saat mengikuti giat PKM oleh Dosen Politeknik Negeri Manado, Pekan Lalu. (Politeknik Negeri Manado)

MANADOPOSTONLINE.COM- Masjid merupakan salah satu organisasi nirlaba, yang tentu wawasan terkait pembukuan keluar masuk keuangannya perlu diketahui caranya dengan benar.

 

Hal itu disampaikan oleh Dosen Politeknik Negeri Manado Opa Mustopa,SE,MSi selaku Ketua tim pengabdi Program Kemitraan Masyarakat (PKM), kala menyampaikan materi di Masjid Sabilal Muhtadin Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado, pekan lalu.

Dia mengatakan, akuntansi untuk organisasi nirlaba telah diatur oleh Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.45.

"Permasalahan yang selama ini terjadi di masjid adalah kurangnya wawasan pengurus mesjid dalam hal pembukuan sehingga pembukuan yang dilakukan tidak mencerminkan apa yang diharapkan oleh jamaah Pada umumnya di organisasi masjid pembukuannya hanya mencatat uang masuk dan uang keluar saja. Selain itu masjid juga tidak mencatatat asset asset selain kas yang ada pada masjid tersebut, sehingga sulit untuk mengetahui posisi keuangan masjid yang sebenarnya," kaya Mustopa.

Dengan dilakukannya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pelatihan akuntansi bagi pengurus masjid, lanjut dia diharapkan mitra dalam hal ini pengurus mesjid dapat menerapkan akuntansi untuk mengelola keuangan mesjid.

"Nah, sehingga pertanggungjawaban pengurus kepada jamaah akuntabilitasnya meningkat," harapnya. Selain itu, kegiatan PKM dengan tema 'Pelatihan Akuntansi Bagi Pengurus Masjid ini, bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan praktek akuntansi masjid mulai dari pencatatan transaksi sampai pembuatan laporan keuangan masjid.

Diketahui, dalam giat ini dihadiri oleh seluruh peserta pengurus masjid, yang diadakan di Aula Masjid. Dan yang menjadi narasumber adalah ketua TIM Opa Mustopa,SE,MSi dan Anggota Barno Sungkowo, SE,MM,AK,CA.(gab)

Kirim Komentar