23 Agu 2019 09:28
Bapelitbang: Jadi Daerah Pariwisata Baru

Transportasi Pulau Lembeh Diseriusi

MyPassion
Pemprov Sulut bersama pemerintah pusat mulai membahas terkait pengembangan Pulau Lembeh sebagai daerah pariwisata baru. (Balladewa/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Transportasi untuk mengakses Pulau Lembeh, tahun ini diseriusi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), mulai akan berpikir keras untuk menyediakan transportasi yang rutin mengakses daerah tersebut. Pasalnya, Pulau Lembeh diproyeksikan bakal menjadi daerah pariwisata baru di Sulut.

 

Saat dikonfirmasi, Kamis (22/8) kemarin, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Sulut Jemmy Lampus mengatakan, penyediaan transportasi tersebut untuk kawasan terpadu dalam mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung di Manado, juga KEK Pariwisata Tanjung Pulisan.

"Kita tengah berupaya mendorong sektor-sektor unggulan baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, di antaranya sektor infrastruktur dan pariwisata," imbuhnya.

Terkait hal itu, Lampus mengatakan Pulau Lembeh yang terletak di Kota Bitung memiliki posisi strategis dalam menunjang perkembangan sektor pariwisata di Sulut.

"Pulau Lembeh dan sekitarnya terdapat banyak spot-spot wisata khususnya wisata bahari yang potensial untuk dikembangkan. Di samping itu letaknya yang berhadapan langsung dengan Pelabuhan Internasional Bitung dan KEK Bitung yang menjadi salah satu nilai tambah pengembangan industri pariwisata di kawasan Pulau Lembeh," tuturnya.

Lokasi Pulau Lembeh juga, menurut Lampus, dekat dengan KEK Pariwisata Likupang diharapkan akan menjadi destinasi wisata kelas dunia dan memberikan dampak yang besar dalam mendukung KEK Bitung.

"Sejauh ini pemerintah daerah sadar bahwa untuk menjadikan Pulau Lembeh sebagai destinasi wisata kelas dunia perlu kerja keras. Kerjasama dengan semua pihak serta dukungan dari pemerintah pusat, utamanya dalam pengembangan transportasi atau pembangunan akses dari dan menuju Pulau Lembeh," katanya.

Lampus menuturkan, rencana pembangunan wilayah Bitung dan sekitarnya termasuk Pulau Lembeh, Pemprov Sulut saat ini sedang berupaya untuk membangun infrastruktur penunjang konektivitas, yakni jembatan Bitung-Lembeh serta bandara internasional di Pulau lembeh.

"Untuk jembatan Bitung-Lembeh direncanakan akan dibangun dengan panjang kurang lebih 1.000 meter dengan nilai investasi diperkirakan sebesar Rp 3 triliun. Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Pulau Lembeh dengan daratan Pulau Sulawesi di Bitung," terangnya.

Adapun rencana pembangunan bandara internasional Pulau Lembeh dengan panjang runway mencapai 4.000 meter dengan nilai investasi awal diperkirakan sebesar Rp 5 triliun rupiah. Bandara Pulau Lembeh nantinya diproyeksikan akan melayani penerbangan internasional sebagai pintu gerbang Indonesia bagian utara.

"Pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah akan membangun semua infrastruktur di sana. Karena memang Pulau Lembeh, menjadi daerah pariwisata baru. Sehingga perlu untuk dilakukan pembangunan," tandasnya. (***)

Kirim Komentar