22 Agu 2019 09:52

Ibu Kota Negara Pindah, Ratusan Ribu ASN Harus Ikut

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Desain ibu kota negara (IKN) Indonesia yang baru mengusung konsep Kota Pancasila dengan simpang lima tugu Pancasila sebagai pusat. Itu tergambar dalam visualisasi desain IKN yang dibuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 

Selain urusan lokasi dan desain ibu kota negara yang baru, masalah perpindahan kegiatan pemerintahan juga menarik perhatian. Pasalnya, jika pusat pemerintahan dipindah, otomatis aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pusat juga harus diboyong.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Syafruddin menuturkan, pihaknya sudah mengantongi data terkait dengan pemindahan ASN itu. Diperkirakan, yang ikut pindah sekitar 800 ribu orang.

’’Tinggal ibu kotanya di mana, tinggal pindah,’’ ujar Syafruddin yang ditemui seusai acara Penandatanganan MoU dan Launching Double Degree di Jakarta kemarin dilansir dari Jawa Pos (grup Manado Post).

Dia menegaskan, para ASN harus siap jika nanti dipindahkan. Sebab, seluruh kementerian dan lembaga bakal beralih ke Pulau Kalimantan. ’’Enggak mungkin tinggal di sini (Jakarta),’’ ujar mantan Wakapolri tersebut.

Berbeda dengan Men PAN-RB, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana justru menuturkan bahwa tidak semua ASN pusat bakal ikut dipindah. Mereka yang bertugas untuk urusan layanan publik tetap berada di Jakarta. ’’Ya kalau pelayanan publiknya banyak dilakukan di Jakarta, ya tetap di Jakarta dong,’’ ujarnya.

Dia mencontohkan, dalam jajaran Kementerian Keuangan, ASN yang bertugas mengurusi pajak akan tetap berada di Jakarta. ’’Banyak yang harus diurusin di Jakarta kan,’’ ungkapnya.

Dia memperkirakan, hanya 600 ribu ASN yang diboyong ke Kalimantan. Jumlah itu hanya separo dari data keseluruhan ASN pusat. Sebagai informasi, jumlah ASN pusat saat ini sekitar 30 persen dari ASN total yang mencapai 4,3 juta orang.

Meski begitu, dia melanjutkan, tidak akan ada penambahan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kalimantan dalam rangka pemindahan ibu kota negara. ’’Tidak ada penambahan khusus,’’ tegasnya.

123
Kirim Komentar