21 Agu 2019 13:34
31 Oktober Batas Penyetoran Pajak

Minut Kejar Target 3 Miliar PBB

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) bekerja keras capai target 100 persen pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB). Pasalnya batas penyetoran PBB sudah tidak sampai tiga bulan. Atau hingga 31 Oktober. Sedangkan dari target Rp 4,8 miliar hingga saat ini baru 1,8 miliar PBB terealisasi.

Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Minut Jimmy Wenas SE mengatakan, sejauh ini baru 40 desa dan kelurahan yang menyelesaikan kewajibannya. Ditambah tujuh perusahaan. Hingga saat ini pihaknya terus berupaya dengan terobosan. Agar masyarakat tergerak hatinya membayar pajak. “Saat ini, untuk pendapatan PBB baru 38,13 atau 1,8 miliar dari target 4,8 miliar. Artinya ada 3 miliar harus kita kejar untuk bisa capai 100 persen,” papar Wenas di ruang kerjanya, Selasa (20/8).

Lanjutnya, bagi wajib pajak yang tidak menyelesaikan kewajibannya hingga batas waktu yang ditentukan, mendapat denda dua persen dari kewajibannya. “Kami optimis pendapatan PBB meningkat dari tahun kemarin. Untuk itu, kami terus berupaya agar pendapatan PBB 2019 capai 100 persen. Hingga batas waktu yang telah ditentukan,” katanya.

Wenas mengungkapkan, ada berbagai upaya dilakukan pihaknya. Mengejar pendapatan PBB tersebut. Mulai dari door to door langsung pada wajib pajak hingga monitoring dan sosialisasi. “Saat ini masyarakat telah dipermudah dengan pembayaran pajak secara online melalui Bank Sulut maupun ATM terdekat,” ujarnya.

Kendala yang sering dikeluhkan di lapangan yaitu, ada begitu banyak masyarakat sibuk dengan aktivitasnya. Hingga setiap kali dikunjungi para wajib pajak tidak berada di rumah. “Nah dengan adanya pembayaran sistem online, wajib pajak punya banyak kesempatan membayar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Petrus Macarau SE saat dikonfirmasi menambahkan, jika ada masyarakat belum terlalu paham pembayaran PBB dapat berkomunikasi dengan pemerintah. Baik desa dan kelurahan, atau bisa langsung ke Badan Keuangan Minut. “Sebetulnya kesadaran masyarakat membayar pajak harus ditingkatkan lagi. Mengingat pajak juga akan dikembalikan pada masyarakat. Melalui berbagai pembangunan,” singkatnya.(cw-04/gel)

Kirim Komentar