20 Agu 2019 17:46

12 Organisasi Pemuda Nasional Ambil Sikap Terkait Kisruh SARA

MyPassion
Para pimpinan organisasi pemuda tingkat nasional membuat pernyataan sikap terkait isu SARA yang sedang hangat saat ini. (foto: dok pribadi)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sebanyak 12 organisasi pemuda tingkat nasional membuat pernyataan sikap terkait isu SARA yang lagi hangat saat ini. Dalam Pernyataan Sikap dengan judul ‘SOLIDARITAS PEMUDA UNTUK INDONESIA DAMAI DAN TOLERAN’ itu mereka menegaskan beberapa poin penting untuk mengeratkan kembali nilai persatuan dan kesatuan NKRI.

Berikut ini tujuh poin pernyataan sikap 12 ormas tersebut.

 

1. Menyesalkan peristiwa yang terjadi di Malang dan Surabaya, yang juga disusul beberapa kota lainnya, bahwa masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

 

2. Mendesak negara untuk secara serius menghilangkan stigma rasial dan diskriminatif dalam setiap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesuai dengan Sila ke-2 Pancasila, UUD 1945, dan UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

 

3. Meminta pemerintah, aparat negara, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh warga negara Indonesia untuk tidak mengucapkan ujaran kebencian, penghinaan terhadap Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), serta tindakan represif, diskriminatif, ataupun persekusi terhadap sesama warga negara sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

 

4. Meminta kepada lembaga agama, lembaga adat, dan lembaga masyarakat untuk mengingatkan, memantau, dan bertanggungjawab terhadap setiap ucapan dari tokoh/pemuka lembaga masing-masing agar tidak menimbulkan perpecahan dan ketersinggungan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

 

5. Mengapresiasi permohonan maaf dari Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Surabaya, dan Wali Kota Malang yang disampaikan untuk mahasiswa dan masyarakat Papua, serta meminta semua kepala daerah dan aparat negara menjamin keamanan, keselamatan, dan perlindungan kepada setiap warga negara tanpa terkecuali.

 

6. Mendesak adanya pengusutan tuntas dan penegakan hukum yang seadil-adilnya terkait beberapa kasus/persoalan kebangsaan yang terjadi beberapa waktu terakhir, terkhusus kepada pelaku, aktor intelektual, aparat, dan ormas yang menyulut terjadinya persoalan rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

 

7. Mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat Indonesia terkhusus warga Nusantara di Tanah Papua (Provinsi Papua dan Papua Barat) untuk menahan diri, tidak cepat terprovokasi dengan berbagai isu yang beredar di media sosial, serta mengupayakan terbangunnya dialog yang damai dan kondusif di antara sesama anak bangsa demi meningkatkan kesejahteraan dan harkat hidup masyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehingga Indonesia menjadi negara yang besar dan mampu bersaing secara global.

 

Demikian pernyataan sikap dari kami.

 

Hormat Kami:

PP Pemuda Muhammadiyah

PP Pemuda Katolik

PP GPII

DPP GEMABUDHI

DPN PERADAH Indonesia

DPP GEMA Mathla'ul Anwar

PP GEMA INTI

PB Pemuda Muslimin Indonesia

PP GP Ansor

Pemuda PGPI

DPP AKGI

DPP GAMKI

Kirim Komentar