19 Agu 2019 09:54

PDIP: Indonesia Bangsa Pemimpin

MyPassion
Suasana upacara HUT RI di DPP PDI Perjuangan. Dengan Hasto Kristiyanto sebagai inspektur upacara.

MANADOPOSTONLINE.COM—Para kader PDI Perjuangan (PDIP) kembali diingatkan jika Indonesia didirikan sebagai bangsa pemimpin. Hal inilah yang ditegaskan dalam memaknai HUT ke-74 RI.

 

Sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, saat menjadi inspektur upacara kemerdekaan ke-74 RI di Lapangan Blok S, Jakarta, Sabtu (17/8).

"Kita diingatkan Bung Karno sebelum membacakan proklamasi. Bung Karno menyampaikan, kini tiba saatnya bagi kita sebagai bangsa untuk meletakkan nasib tanah air di atas kaki kita sendiri. Karena itu, hanya dengan semangat kokohnya, ini jadi inspirasi cita-cita kemerdekaan yang sangat luar biasa," kata Hasto, dilansir dari cnnindonesia.com.

Menurut Hasto, semangat Bung Karno itu juga yang membangun tatanan kehidupan bebas dari penjajahan secara global. Bilang Karno juga yang kerap mengampanyekan persaudaraan dunia dan menentang penjajahan yang tertuang dalam Konferensi Asia.

"Ini adalah tatanan dunia baru bahwa kemerdekaan hak segala bangsa," kata Hasto.

Gerakan Nonblok yang digagas Bung Karno membuktikan bahwa pendiri bangsa itu sudah menciptakan Indonesia sebagai bangsa pemimpin.

Bung Karno, kata Hasto, tidak ingin bergabung dengan Blok Barat dan Blok Timur karena keduanya gerakan imperialisme. "Gerakan Nonblok itu bukan di posisi netral, tapi berpihak pada kesetaraan dunia," tegas Hasto.

Oleh karena itu, Hasto meminta para kader PDIP memahami sejarah itu dan menerapkannya dalam sendi-sendi kehidupan. Hasto juga meminta amanah rakyat terhadap kemenangan dua periode PDIP harus dijaga dengan baik.

"Ini semangat bahwa kesinambungan berkelanjutan. Ibu Mega, Presiden Kelima RI kita melewati perjuangan dari arus bawah. Kemudian pemerintahan Bapak Jokowi sebagai kader PDIP. Karena itu, Bu Mega berpesan kemerdekaan harus sadar dengan sejarah," jelas dia.

Politikus asal Yogyakarta ini juga mengingatkan pentingnya peningkatan sumber daya manusia di lingkungan PDIP. Dia juga sudah meminta Djarot Saiful Hidayat dan Basuki Tjahaja Purnama untuk meningkatkan kualitas kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Tadi Pak Ahok dan Pak Djarot bercerita, bukan hanya perjuangan tetapi bagaimana menyejahterakan kader-kader. Pak Ahok akan bantu pergerakan ekonomi anggota ini. PDIP harus menggembleng dengan ilmu pengetahuan, teknologi, ilmu komunikasi, politik, SDM harus mumpuni. Keterampilan seluruh lini, terutama yang dibutuhkan rakyat, harus kita majukan," jelas Hasto.

Upacara kemerdekaan ini diikuti ribuan kader dan simpatisan partai berlangsung khidmat dan meriah. Terlihat warna merah dan hitam warna khas PDIP dominan di lapangan.(gel)

Kirim Komentar