17 Agu 2019 10:08

Mengenang Perjuangan Pahlawan Sulut

MyPassion
Makam dan Monumen Pahlawan Kemerdekaan Nasional Sam Ratulangi, di Tondano, Minahasa. (Lerby Tamuntuan/MP)

Menyambut peringatan HUT RI tahun 2019, makam-makam Pahlawan Nasional dan pahlawan daerah banyak dikunjungi untuk berziarah. Mengenang perjuangan mereka tempo dulu. Di antaranya ada Makam Sam Ratulangi di Tondano, dan pejuang asal Sangihe Bataha Santiago.

 

Laporan: Lerby Tamuntuan, Sriwani Adolong

TEMPAT peristirahatan terakhir Sam Ratulangi berada di Kelurahan Wawalintouan, Tondano, Kabupaten Minahasa. Sekira 30 km dari pusat Kota Manado.

Memasuki kompleks makam, pengunjung bakal menemukan beberapa bagian relief yang menggambarkan perjalanan hidup Sam Ratulangi. Yaitu ketika di masa pergerakan dan dedikasinya kepada dunia pendidikan.

Usai melihat relief, ada beberapa anak tangga yang membawa pengunjung ke halaman makam. Di halaman inilah kegiatan-kegiatan menyambut hari besar negara, seperti hari kemerdekaan Indonesia yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama Forkopimda.

Perlu diketahui, tepat pukul 00.00 WITA, jajaran Pemkan Minahasa bersama unsur Forkopimda mengadakan upacara kenegaraan guna mengenang jasa Sam Ratulangi selaku Pahlawan Nasional.

Slogan Si Tou Timou Tumou Tou, kalimat yang kerap melekat dalam diri Sam Ratulangi semasa hidupnya, terukir di pula di lapangan depan makam. Satu patung Sam Ratulangi juga diukir di halaman makam. Sementara di bagian belakangnya terdapat monumen berundak tujuh.

Monumen ini menyimbolkan perjuangan Sam Ratulangi dalam usaha-usahanya untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Turun melewati beberapa anak tangga, pengunjung akan menemukan makam Sam Ratulangi yang dikelilingi oleh bunga-bunga dan pepohonan hijau.

Perlu diketahui bahwa makam Sam Ratulangi dibuka untuk siapa saja yang ingin mempelajari sejarah perkembangan bangsa, sambil terus menghayati jasa-jasa dan pengorbanan yang telah diberikan Sam Ratulangi kepada bangsa Indonesia.

Salah seorang penjaga makam, Jeffry menyampaikan makam dibuka untuk umum mulai pukul 9.00 pagi hingga pukul 5.00 petang. “Pengunjung kebanyakan berziarah saat momentum HUT Kemerdekaan RI seperti saat ini. Kadang kala ada rombongan turis yang mampir serta kunjungan anak-anak sekolah,” ungkapnya.

123
Kirim Komentar