16 Agu 2019 09:27

Jokowi Sebut Ada Menteri dari Unsur Kepala Daerah, OD: Siap Jika Ditugaskan

MyPassion
Olly Dondokambey

MANADOPOSTONLINE.COM—Presiden Joko Widodo memberikan bocoran terbaru soal isi kabinet di periode kedua pemerintahannya nanti.

Dilansir dari jpnn.com dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan redaksi media di Istana Rabu (14/8), Jokowi menyatakan sudah menyelesaikan penyusunan kabinetnya.

“Sudah final dan saya akan umumkan secepatnya. Ada 34 pos kementerian. Ada yang baru. Ada yang digabung. Rumusnya 55 (kalangan profesional) dan 45 (perwakilan partai politik),” katanya.

Jokowi menambahkan bakal ada kepala daerah, kalangan milenial dan pimpinan BUMN yang akan masuk dalam jajaran kabinet yang baru.

"Selain dari kalangan muda milenial, ada juga wajah baru di kabinet mendatang yang berasal dari pimpinan BUMN dan kepala daerah. Mereka punya track record bagus, harus diberi tantangan lebih besar,” tutur mantan Gubernur Jakarta ini.

Terkait hal ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey belum banyak bicara mengenai isu yang menyebut dirinya akan menjadi menteri di kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Pada wartawan, Kamis (15/4) kemarin, Ketua DPD PDIP Sulut ini mengatakan keputusan siapa yang jadi menteri itu adalah hak presiden. “Soal menteri, itu urusan presiden bukan saya,” tegasnya.

Namun sebagai petugas partai, ditekankan Olly, dia tidak akan menolak jika ternyata dirinya dipilih menjadi salah satu pembantu presiden. “Kami PDIP harus siap ditempatkan dimana saja,” ujar Olly.

Lebih lanjut, menanggapi mengenai ucapannya bahwa Wakil Gubernur Steven Kandouw harus siap menjadi gubernur, Olly menyatakan hal tersebut tidak salah. “Kan petugas partai. Harus siap. Siapa saja yang saya tunjuk harus siap,” ucapnya.

Lebih jauh mengenai dia dipilih lagi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai Bendahara Umum PDIP, ini adalah kebanggaan. “Saya harus berterimakasih pada Ibu Mega telah memilih saya menjadi pembantunya di DPP,” ujar OD, sapaan akrab mantan anggota DPR RI itu.

Sementara itu, menanggapi perpolitikan nasional saat ini, khususnya terkait kedekatan kubu Prabowo Subianto dan PDIP, OD menanggapinya santai. “Sebelumnya Pak Prabowo berkunjung ke rumah Ibu Mega. Kemudian diundang ke kongres dan disambut hangat. Kami sebagai kader sambut hangat Pak Prabowo hadir di tengah-tengah kongres PDIP. Politik itu sangat cair,” tukasnya.

12
Kirim Komentar