13 Agu 2019 14:36

Diawasi Langsung KASN, 15 Jabatan Eselon Dua Mitra Dilelang

MyPassion
Grafis.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—15 jabatan eselon dua di lingkup Pemkab Mitra bakal diperebutkan (lihat grafis). Ini menyusul dibukanya lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang sementara bergulir.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Marie Makalow menyatakan, dibukanya lelang JPT Pratama ini sesuai dengan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dimana terdapat 15 jabatan yang bakal diperebutkan. Baik staf ahli dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Lelang jabatan yang dibuka yaitu untuk tiga posisi staf ahli dan 12 kepala OPD," kata Makalow saat dikonfirmasi kemarin. 

Tahapan JPT tersebut, menurut Makalow, sebetulnya sudah dibuka sejak 26 Juli lalu. Bahkan saat ini sudah memasuki tahapan pengumuman hasil seleksi administrasi. "Iya hari ini (kemarin, red) akan segera diumumkan siapa saja yang lolos administrasi. Selanjutnya esok (hari ini, red) langsung dilakukan tes Assesment," ujar Makalow sembari, mengatakan belum bisa memastikan total jumlah peserta, karena masih harus menunggu hingga penutupan pemasukan berkas. 

Meski terbuka, seleksi JPT ini, dikatakan Makalow, tetap memiliki sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi peserta. Salah satunya pejabat minimal harus berpangkat golongan IV A. "Iya minimal peserta harus berpangkat IV A. Serta ada beberapa persyaratan lainnya yang sudah kami umumkan," terangnya. 

Adapun, pada seleksi kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Dimana dalam tahapan penulisan makalah, presentase dan wawancara para peserta bakal dipantau langsung pihak KASN. "Jadi dalam tahap penulisan makalah hingga presentase dan wawancara dihadiri langsung pihak KASN. Itupun merupakan salah satu poin rekomendasi dari KASN," pungkas Mantan Kadis Koperasi dan UKM ini. 

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPT Wempie Kumendong mengungkapkan, tahapan pengumuman admistrasi bakal segera dibahas. Dimana akan ditentukan mana yang berhak lanjut ke tahapan berikut. "Terlebih duluh kami verifikasi berkas yang masuk. Baru kalau ada yang kurang langsung kami minta segera dilengkapi. Kalau pun tidak memenuhi, tentu langsung digugurkan," ungkap Dosen Fakultas Hukum Unsrat ini. 

Selain itu, Kumendong menjamin hasil seleksi nanti, sangat murni tanpa adanya intervensi pihak manapun. Karena dalam pengisian jabatan nanti, disesuaikan dengan nilai yang didapat pada hasil wawacara dan penulisan makalah. "Peserta akan menulis makalah sesuai dengan pilihan SKPD mana yang dilamar. Jadi hasil penulisan makalah dan wawancara, nantinya akan kami rekomendasikan langsung ke KASN. Sehingga tanpa ada intervensi pihak manapun," jaminnya.(ely/ewa)

Kirim Komentar