12 Agu 2019 10:48

Terkait Penyalahgunaan Dandes, Kumtua Molut Diberhentikan Sementara

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Setelah terus menuai sorotan, akhirnya Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) langsung mengambil langkah tegas terhadap hukum tua (kumtua) Desa Molompar Utara (Molut) Kecamatan Belang.

Bahkan Kumtua yang terlibat kasus temuan ganti rugi (TGR) langsung dinonaktifkan. "Dalam rangka pembinaan, sehingga kami harus menonaktifkan sementara Kumtua Molompar Utara," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Boyke Akay, Minggu (11/8).

Dengan diberhentikan sementara, lanjut Akay, jabatan kumtua diisi pelaksana tugas (plt). Namun Plt yang dimaksud diambil dari ASN. "Jadi kami mengambil ASN untuk mengisi jabatan Plt," tambahnya.

Dijelaskan Akay, alasan adanya pemberhentian kumtua ini, didasari dengan banyaknya masalah yang dilakukan bersangkutan. Baik adanya TGR hingga masalah lain. "Sudah banyak laporan yang masuk. Termasuk TGR atas penggunaan dandes, serta adanya pemberhentian BPD secara sepihak. Sehingga kami harus ambil langkah tegas," jelas Mantan Kadispora Mitra ini. 

Sementara itu, Kepala Inspektorat David Lalandos mengakui Kumtua Molut memang terbukti ada penyalahgunaan dandes. Namun untuk angka yang dijadikan TGR sudah tak mencapai 180 juta, sebagaimana dikabarkan beberapa waktu lalu. "Kami sudah lakukan audit kembali. Kemudian ditemukan adanya TGR tinggal 29 juta," jelasnya.

Meski begitu, TGR 29 juta tersebut, langsung ditindak lanjut yang bersangkutan. Dengan dilakukan pembayaran lunas. "Iya dia sudah lunasi TGR tersebut. Pembayarannya dilakukan belum lama ini," pungkas Lalandos.(ely/ewa)

Kirim Komentar