12 Agu 2019 14:26

Korban Meninggal Lakalantas di Minsel Sentuh 16 Orang

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Masyarakat Minsel, khususnya yang sering melintasi jalan Trans Sulawesi diharapkan untuk selalu berhati-hati. Pasalnya, kecelakaan lalulintas (lakalantas) sering terjadi di sepanjang jalan tersebut.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Desa Tanamon, Kecamatan Sinonsayang. Lakalantas menyebabkan seorang warga desa tersebut meninggal dunia, Sabtu pekan lalu.

Informasi dirangkum, kronologis kejadian berawal saat sepeda motor jenis Honda Revo tanpa plat nomor polisi yang dikendarai Nawan Yote (22), warga Desa Tanamon berboncengan dengan Ferdy Baso (22) warga yang sama. Mereka bergerak dari arah Amurang menuju Desa Tanamon.

Saat melintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di area Gunung Potong, sepeda motor Revo tersebut mencoba melambung sebuah kendaraan yang ada didepannya. Tiba-tiba dari arah berlawanan, sebuah mobil muncul dari arah depan sehingga terjadi tabrakan.

Namun mobil yang menabrak korban diduga melarikan diri. Sehingga lakalantas tersebut digolongkan tabrak lari. "Yang menjadi korban yakni pengendara sepeda motor atas nama Nawan Yote, meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara untuk temannya, Ferdy Baso mengalami patah kaki dan luka-luka. Para korban langsung kami evakuasi ke Puskesmas Poigar Bolmong, sementara untuk babuk kendaraan sudah diamankan untuk pemeriksaan,” ungkap Kapolsek Sinonsayang Iptu Mulyadi Lontaan saat dikonfirmasi.

Dia menambahkan, pelaku penabrakan masih belum diketahui identitasnya. "Pihak kami bersama Unit Lakalantas Polres masih melakukan penyelidikan terkait dengan identitas mobil yang terlibat dalam tabrakan ini. Kami masih akan terus melakukan pengembangan dan dalam waktu secepatnya akan menemukan pelaku penabrakan,” tukas Lontaan.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Minsel AKP Roy Saruan mengatakan, berdasarkan data Satlantas Polres Minsel sampai saat ini sudah ada 16 korban meninggal lakalantas. "Sampai saat ini setahu saya sudah ada 16 orang meninggal lakalantas. Kebanyakan TKP adalah jalan trans sulawesi sehingga masyarakat perlu untuk selalu waspada ketika melintas dan taati rambu lalulintas yang ada," tukasnya.(rgm/ewa)

Kirim Komentar