12 Agu 2019 10:33

Dandes Sulut 1,2 T, Ada Masalah Kejaksaan-Kepolisian Langsung Turun

MyPassion

"Jangan seperti kasus-kasus yang lalu. Memaksakan membuat penerangan, ternyata ada pembicaraan. Akhirnya pihak ketiga melarikan diri. Itu karena ada kongkalikong. BPK tidak memeriksa ini, jadi tidak ada sistem bisa mengambilkan temuan dan semua aman. Untuk dandes, langsung ke kejaksaan dan kepolisian. Jadi kalau salah, ya langsung ditangkap. Jangan pernah bermain-main dengan dandes. Sangat berbahaya. Itu harus diberikan untuk Kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Selama empat tahun penyaluran dandes, menurut Kandouw, harus bisa menjadi pelajaran. Karena menurutnya, hanya keledai yang masih saja terantuk di lubang yang sama selama empat tahun.

Harusnya, menurut Kandouw, alokasi dandes disisihkan 5 persen untuk membuat penataan dandes semakin baik. Seperti membuat lembaga pengawas internal. Agar alokasi tetap sehat dan diawasi langsung oleh masyarakat.

"Kan penyaluran mulai berjalan di tahun ke lima ini. Sudah empat tahun dari 2015-2018 alokasi diberikan. Tahun ini ada Rp 1,2 triliun. Harusnya jadi pembelajaran. Jangan lagi ada kasus-kasus penyalahgunaan anggaran. Kita tidak bertanggung jawab dengan hal tersebut. Kalau ditangkap, ya salah sendiri. Kita tentu bakal memberikan apresiasi jika pengelolaan Dandes berjalan baik," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulut Roy Mewoh mengatakan, pihaknya terus mendorong agar masyarakat dapat terus kreatif. Menurutnya, saat ini sudah ada petugas lapangan yang memang ditugaskan mengawal alokasi Dandes.

Penentuan jumlah besaran dandes, menurutnya, sangat besar terhadap jumlah masyarakat miskin dalam satu desa. Dan untuk desa yang masuk dalam status tertinggal. Setiap tahun, menurut Mokoginta, mendapatkan alokasi dandes dengan nominal yang lebih dibandingkan desa yang lain.

"Untuk alokasi dandes bagi desa tertinggal, itu diukur dari Indeks Desa Membangun (IDM). Dan desa tertinggal ini, selalu mendapatkan prioritas. Ya biasanya, mereka mendapatkan alokasi dandes lebih dari desa lain. Namun formulanya, tetap dari kementerian keuangan," urainya. (ewa/can)

12
Kirim Komentar