09 Agu 2019 10:34

Gelombang Kencang Hambat Evakuasi Fuso

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sebuah perahu nelayan yang biasa disebut Fuso yang dinahkodai oleh Herman Kabangun bersama 6 orang ABK hanyut di perairan depan Dusun Kebun Sanggiluran, Desa Kalongan Selatan, Kecamatan Kalongan.

Peristiwa tersebut diketahui oleh warga Desa Kalongan Satu dan langsung melaporkannya ke Polsek Lirung.

Mengetahui hal ini, Kapolsek Lirung Ipda Recky Taliwuna langsung berkoordinasi dengan Satuan Pol Air Polres Kepulauan Talaud Sahbandar Lirung dan pemerintah setempat, selanjutnya bersama-sama mendatangi TKP.

Kapolsek Lirung IPDA Recky Taliwuna mengatakan jarak antara perahu fuso dengan darat kurang lebih 200 meter dengan kondisi gelombang air laut sangat kencang.

"Sebelumnya fuso yang memiliki nama KM Meistesye ini berlayar sejak Sabtu, 3 Agustus 2019 tepatnya di laut biaro. Sekira pukul 17.00 wita, mesin fuso mengalami kerusakan sehingga terbawa gelombang hingga terapung di laut di depan Dusun Sanggiluran," terangnya.

Taliwuna menambahkan Kapal Polisi XV-113 yang dipimpin oleh Brigadir Yansen Manaida langsung diterjunkan guns melaksanakan pengecekan terhadap kapal fuso dan seluruh ABK yang ada. “Dari situ diperoleh informasi bahwa seluruh ABK kapal dalam kondisi selamat dan sehat," tandasnya.

Turut hadir dalam proses evakuasi tersebut Camat Kalongan, Kapospol Kalongan, Kepala Desa Kalongan, Syahbandar Melonguane dan Babinsa Kalongan.(cw-03/asr)

Kirim Komentar