08 Agu 2019 08:42
15 Sektor Pendorong PE, Tidak Ada Pariwisata

Cengkih-Kelapa Kunci PE Sulut

MyPassion

“Oleh karena itu memang memang perlu dikembangkan  industri di sektor pertanian dan juga perikanan dan nantinya juga akan berdampak pada pertumbuhan sektor perdagangan besar dan eceran,” ungkapnya.

Hal ini lanjut dia, akan membantu mendorong sektor perdagangan, jasa, ekspor, dan belanja. “Apabila ini berhasil, akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat menaikan indeks pembangunan manusia, kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan,” imbuh akademisi FEB Unsrat ini.

“Tidak sehat kalau hanya bertumpu pada satu sektor saja, idealnya gerakkan semua sektor agar ada pemerataan. Semua sektor sama-sama memiliki resiko. Tinggal bagaimana kita memilih yang mana yang potensi positifnya lebih besar,” pungkas dia.

Perlu diketahui, Sulawesi Selatan merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Sulawesi. PE Sulsel selalu di atas 7%. Sektor utama pendorongnya adalah perkebunan dan industri pengolahan. Di Sulut sendiri, perkebunan  kelapa dan cengkih tidak diperdulikan.

Kendati dari 2,1 juta penduduk Sulut, mayoritas ekonominya bergantung dari pertanian dan perkebunan. Sejauh mata memandang, Sulut ini hijau dengan pohon kelapa dan cengkih.  Pemerintah lebih perduli pariwisata, kendati terbukti tidak bisa mendongkrak PE.

Sebelumnya Manado Post memberitakan, PE Provinsi Sulut terus mengalami perlambatan. Data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), PE triwulan II 2019, hanya 5,48%. Lebih lambat dibanding triwulan yang sama tahun 2018 yakni 5,77% dan tahun 2017  5,78%. 

Menurut data BPS, perlambatan ini terjadi sejak tahun 2013. Di mana tahun 2012 sempat menyentuh 6,50%, kemudian  mulai melambat di tahun 2013 dan 2014 yang turun di angka 6,25%.

Tahun 2015 sempat mengalami kenaikan, yakni 6,28%. Tetapi tahun 2016 melambat lagi di angka 6,15%.  Tahun berikutnya kembali melambat yang pertumbuhannya hanya 5,78% (lihat grafis).

Melihat capaian Triwulan II 2019  yang hanya 5,48, jika tidak segera dicari jalan keluar di Triwulan III dan IV, dikhawatirkan total PE Sulut tahun 2019 ini,  angkanya akan melorot di bawah 6%. Karena tanda-tanda bakal turun di bawah 6%, sudah terlihat di angka PE tahun 2018 yang hanya 6,01%. Tinggal sedikit, bakal menyentuh 5,9%.  (asr)

123
Kirim Komentar