08 Agu 2019 08:42
15 Sektor Pendorong PE, Tidak Ada Pariwisata

Cengkih-Kelapa Kunci PE Sulut

MyPassion

Regional ekonom Sulut Noldy Tuerah menjelaskan, sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian dan perikanan penting untuk terus digenjot. “Energi kita jangan hanya habis kita curahkan mendorong pariwisata saja tapi kita lupa bahwa pertumbuhan ekonomi potensial kita adalah dari pertanian,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, industri pengolahan yang ada pun harus terus didukung. Contohnya saja industri pengolahan yang ada di Bitung yang saat ini sudah beberapa yang tutup. “Harus kita akui hal ini memengaruhi kontraksi yang terjadi di sektor ini, mengingat dengan adanya industri pengolahan yang memadai di Sulut ini akan berdampak multiplier efek yang lebih luas,” tukas dia.

“Masyarakat kita besar dan dikenal dengan produksi komoditi pertaniannya dari dahulu kala. Ingat bahwa sebagian besar masyarakat kita menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian. Kalau hasil pertanian mampu mensejahterakan petani tentu hal ini akan mendorong PE kita,” imbuhnya.

“Dorong dan perbaiki pendapatan perkapita masyarakat kita dengan memperhatikan pendapatan utama mereka, kehidupan dan penghidupan masyarakat kita bergantung pada cengkih, pala, dan kelapa. Hadirkan industri pengolahan untuk komoditi ini, agar produk turunannya bisa menjadi sumber penghasilan lainnya bagi masyarakat kita, itu saja,” pungkasnya.

Senada, ekonom Sulut Robert Winerungan mengatakan, upaya mendorong sektor Industri perlu terus dilakukan.  “Pemerintah perlu melihat ini sebagai hal yang urgent. Mengingat, sektor pertanian dan perikanan kita di sini menjadi pendorong yang paling potensial dengan produksi yang cukup banyak,” ungkapnya.

Dia melanjutkan perlu ada gebrakan pemerintah di sektor industri pengolahan ini guna menunjang pertumbuhan perekonomi. “Jangan diam saja, jangan bergantung pada potensi PE yang semu. Dorong sektor potensial yang lebih fundamental,” singkatnya.

Terpisah pengamat ekonomi lainnya Joy Tulung mengatakan, PE di sektor pertanian selama ini memang didorong oleh tanaman pangan, khususnya jagung dan komoditas hortikultura di antaranya buah-buahan, bawang dan sebagainya.

123
Kirim Komentar