01 Agu 2019 09:22
Tiap Pekan 2 Bocah Jadi Korban

Sulut Rawan Kekerasan Seksual Anak

MyPassion

Terpisah, akademisi Universitas Negeri Manado Susan Jacobus menjelaskan, pendidikan utama yang harus diajarkan kepada anak adalah karakter. “Harusnya hal utama yang dilakukan orangtua adalah mendidik karakter anak. Karena anak selalu menggunakan metode modeling. Dia mencontohi setiap apa yang dilakukan oleh orang yang ia lihat," jelas Susan, kandidat doktor.

Susan pun menjelaskan, harusnya sebelum memberikan pendidikan dan pemahaman terhadap anak mengenai kecanggihan elektronik, orangtua harus lebih dulu belajar dan memahaminya. “Bukan malah melarang anak pakai gadget, eh malah ibunya atau yahnya yang kecanduan,” guyonnya.

Lanjutnya, orangtua harus lebih kreatif mengajarkan cara penggunaan gadget terhadap anak. “Kita tidak bisa menghindar dari kecanggihan elektronik. Tapi kita bisa memanfaatkannya menjadi bahan untuk kecerdasan anak. Yah contohnya mengajarkan anak mencari materi belajar sekolah melalui gadget atau menstimulus dengan menantang anak menciptakan sesuatu tapi dengan panduan youtube. Kan itu juga akan melatih anak untuk tetap berfikir,” saran Susan sambil menutup pembicaraan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Sulut Mieke Pangkong mengatakan, peran orangtua dalam mendidik dan menjaga anak sangat besar. Jika orangtua menurut Pangkong, hanya sibuk menghabiskan waktu dengan gadget, maka secara otomatis mental dan sikap anak akan menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.

"Ya kalau kurang perhatian, maka akan ini akan mencari hiburan lain. Tentu dengan menghabiskan waktu di luar rumah tanpa adanya pengawasan dan didikan secara rutin dari orangtua. Jika sudah tidak diawasi lagi, maka potensi kekerasan yang akan terjadi pada anak sangat besar. Karena itu, komunikasi antara orangtua dan anak itu sangat penting. Tidak boleh orangtua hanya sibuk dengan kegiatan pribadi dan menyepelekan perkembangan anak," tuturnya.

Pangkong mengatakan, beberapa program telah diatur untuk melindungi anak yang ada di Sulut. Di samping itu juga sebutnya, ada program kreativitas anak. "Kita terus mendorong kabupaten/kota menjadi daerah layak anak. Itu butuh sinergitas, agar semua program sukses. Intinya kita selalu berusaha menciptakan program melindungi generasi kita," ucapnya.

Dirinya mengatakan dari beberapa kasus yang terjadi di daerah. Paling dominan terjadi adalah penelantaran anak. “Kalau tahun lalu kasus penelantaran 15 kasus dan kasus seksual di dalam rumah tangga 7 kasus. Kita juga mendata kasus seksual pada anak terjadi di luar lingkup keluarga,” sebutnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey secara tegas mengatakan anak merupakan aset penting bangsa yang perlu dijaga. Menurutnya, saat ini pihaknya sementara berupaya mewujudkan provinsi layak anak. Karena itu, hak-hak pemenuhan dan perlindungan anak menjadi perhatian penting.

“Kita targetkan Sulut ini menjadi provinsi layak anak. Karena itu, semua program yang menyentuh tentang hak pemenuhan dan perlindungan anak kita prioritaskan. Anak ini merupakan aset penting dari bangsa yang sangat penting untuk kita jaga. Dan menjadi tugas utama dari masyarakat dan orangtua," ungkapnya.

OD sapaan akrabnya menginginkan, anak-anak di Sulut dapat berprestasi dan berhasil. “Ya, mari kita bergandengan tangan untuk terus menjaga agar anak-anak di Sulut dapat terus berkreativitas. Sehingga bisa berprestasi dan berhasil di hari kedepannya,” tandas OD.(tr-02/gnr)

123
Kirim Komentar