31 Jul 2019 09:27

Dokter Puskesmas Ungkap Kondisi Alvaro Sebelum Meninggal

MyPassion
Korban Alvaro Monigir saat dibawa dengan ambulance Selasa (30/7). Foto lain peti jenazah dari ayah Alvaro, yaitu Max Monigir yang juga ditemukan meninggal Senin lalu. (Dok FB)

MANADOPOSTONLINE.COM--Alvaro Monigir (18) meninggal lakalantas saat mengatar jenazah ayahnya. Alvaro diduga tersenggol kendaraan lain saat mengawal jenazah ayahnya dari Kota Tomohon menuju ke Desa Ponompiaan, Kecamatan Dumoga Timur, Bolaang Mongondow (Bolmong) kemarin.

Direktur RS Monompia dr Salmon menerangkan, sebelumnya korban sudah meninggal saat perjalanan dari Desa Inuai. "Waktu dirujuk ke Monompia, anak itu sudah meninggal di perjalanan tepat di Desa Inuai. Antara Inobonto dan Kotamobagu. Setelah tiba di Unit Gawat Darurat (UGD), langsung dilakukan pemeriksaan oleh dokter yang ada di UGD,” terangnya. Terkait kronologi ia mengaku tidak tahu menahu. Pasalnya korban pertama di rawat di Puskesmas Inobonto.

Sayang, saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas (Kapus) Inobonto Velma Punusingon menyebutkan, dirinya kemarin sedang tidak bertugas karena sedang sakit. “Saya sedang sakit. Makanya minta izin tidak masuk puskesmas hari ini (kemarin)," ujarnya.

“Tapi menurut informasi yang saya dapat, korban kecelakaan di Desa Bantik, Kecamatan Bolaang Timur. Lalu dibawa ke Puskesmas Inobonto. Tapi lebih jelasnya konfirmasi ke dokter Christin yang menangani korban,” jelasnya sambil memberikan kontak dokter tersebut.

12
Kirim Komentar