31 Jul 2019 09:17

Astaga! Calon Tentara Meninggal Saat Antar Jenazah Ayahnya

MyPassion
Korban Alvaro Monigir saat dibawa dengan ambulance Selasa (30/7). Foto lain peti jenazah dari ayah Alvaro, yaitu Max Monigir yang juga ditemukan meninggal Senin lalu. (Dok FB)

“Dirinya saat itu sempat bilang, bahwa sedang mengurus berkas untuk masuk tentara. Tidak banyak pun yang dia ceritakan. Tapi setelah kejadian ini sangat disayangkan, mungkin Tuhan lebih sayang. Sebagai bekas murid saya, saya sangat terpukul dan sedih mendengar kejadian ini. Apalagi anak itu selain ganteng, ia juga siswa pendiam, sopan dan patut diteladani,” jelasnya.

Ditambahkan mantan wali kelas korban di SMK Kristen Kotamobagu Indra Pobela, korban adalah anak yang beda dengan lainnya. "Jika dibandingkan dengan anak lain di kelas Alvaro Anaknya pendiam, baik, rajin sekolah, dengar-dengaran dan tidak pernah membuat wali kelas marah,” ungkapnya.

Ia kaget mendengar kejadian tersebut. Padahal awalnya baru mendengar bahwa korban kecelakaan. Beberapa menit kemudian dia melihat di sosial media korban sudah meninggal.

“Kaget sekali, tadinya selesai mengajar di kelas langsung ke ruang guru kemudian dengar info dari teman, saya di suruh guru-guru lihat Facebook, karena masuk di postingan Alvaro kecelakaan. Saya sebagai wali kelasnya sangat terpukul dan sedih,” ceritanya saat di konfirmasi Manado Post.

Diketahui, kecelakaan tragis juga pernah terjadi dua pekan lalu. Minggu 14 Juli lakalantas menelan korban jiwa di ruas jalan umum Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.

Yang menjadi korban adalah ayah dan anak, yaitu Johny Christofel (44) dan Aurel Christofel (3), keduanya warga Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari. Sedangkan tersangka penabrak yaitu JDR alias Johan (44), warga Kelurahan Manembo-nembo yang terdaftar sebagai PNS.(tr-06/cw-03/gnr)

12
Kirim Komentar