29 Jul 2019 09:09

Ungkap Kasus Perkosaan Bocah 13 Tahun di Tomohon, Keluarga Minta Bantuan LPA

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM -- Keluarga korban pemerkosaan terhadap anak, sebut saja Krisan(13) yang terjadi pekan kemarin meminta bantuan Lembaga Perlindungan Anak(LPA) Tomohon. Saat melaporkan kejadian yang menimpa putri mereka, memberi mandat ke LPA Tomohon untuk mendampingi saat memasukan laporan ke SPKT Polres Tomohon.

Ketua LPA Tomohon, Joyce Worotikan saat diwawancarai manadopostonline, Senin(29/7) menuturkan pihaknya mendapat mandat dari keluarga terkait kasus yang menimpa anak. "Keluarga melaporkan bahwa anak mereka sudah empat hari tidak pulang, maka kami melaporkan ke pihak berwajib. Hasilnya polisi berhasil menemukan anak ini," jelas Worotikan.

Disampaikannya lagi, lewat kasus seperti ini LPA Tomohon berupaya serius menyikapi masalah yang terjadi kepada anak di Kota Tomohon. "Bagaimanapun anak merupakan anugerah Tuhan yang terindah, anak merupakan calon pemimpin masa depan. Dan mereka harus dilindungi hak-haknya sebagaimana diatur dalam undang-undang," lanjutnya.

Harapannya LPA Tomohon menjadi mitra pemerintah hadir membantu masyarakat menyadari tugas dan kewajiban sebagai keluarga, sekolah dan masyarakat.

"Apalagi Tomohon baru menerima penghargaan KLA, jadi semestinya bukan hanya tugas pemerintah untuk menjadikan anak-anak Tomohon terpenuhi haknya, tapi juga tanggung jawab utama keluarga, agama dan sekolah," tukas aktivis perempuan Sulut ini.(wam)

Kirim Komentar