29 Jul 2019 09:11

Menanti Sihir Runtukahu-Martinus

MyPassion

Sulut United kini menempati peringkat 3 klasemen sementara Liga 2 2019 dengan torehan 11 angka. Klub ‘baru’ ini punya catatan mengesankan tanpa pernah kalah dalam 5 laga terakhir.

Ancaman untuk Sulut United datang dari Muhammad Isa yang akan kembali menjadi andalan Persis Solo di lini serang. Ia berulang kali menjadi pahlawan dan sekaligus penyelamat bagi Persis Solo.

Muhammad Isa terakhir mencetak satu gol saat Persis Solo menahan imbang Persatu Tuban 1-1. Ia menjadi pahlawan tatkala Persis Solo mencuri 3 poin di kandang Madura FC.

Sebelumnya, pembenahan lini belakang jadi salah satu target Coach Herry Kiswanto bagi skuad berjuluk Gorango Utara tersebut. Kehilangan beberapa pemain penting di lini belakang karena cedera, jadi salah satu faktor Sulut United ditahan imbang oleh PSBS Biak Numfor Rabu lalu di Stadion Klabat.

Herkis mengakui kelengahan di lini belakang tim. “Kehilangan beberapa pemain kunci di lini belakang berpengaruh bagi tim, tapi kami sudah berupaya mengantisipasinya dengan menginstruksikan pemain untuk fokus dan disiplin,” ungkap Herkis.

“Melihat dua gol tim lawan karena ada ruang terbuka yang dimanfaatkan menjadi gol, tentu ini menjadi bahan evaluasi menghadapi pertandingan berikutnya (lawan Persis Solo),” jelas Herkis usai laga melawan PSBS Biak Numfor.

Diakuinya keterbatasan pemain juga berpengaruh. "Soal tambah pemain melengkapi kerangka tim diperlukan apalagi menambah di lini tengah, tapi itu juga harus menyesuaikan dengan manajemen. Intinya kami berusaha memaksimalkan pemain yang ada,” tambah mantan pelatih Persmin Minahasa ini.

Kapten tim Wawan Samma juga mengakui akan berupaya semaksimal mungkin pada laga selanjutnya. “Ke depan akan lebih baik untuk meraih poin lagi di pertandingan berikutnya,” tambah Samma.(gnr)

12
Kirim Komentar