18 Jul 2019 18:16

Tolak Tawaran Miliaran Rupiah, Cara Manguni Squad Pertahankan NKRI

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Setiap warga negara memiliki cara masing-masing dalam mengisi kemerdekaan. Terlebih dalam lingkup mempertahankan kemerdekaan yang direbut para pejuang di era penjajahan. Mewujudkan sikap patriotis, nyata ditunjukan oleh tole Minahasa satu ini. Game FPS Manguni Squad yang dibuatnya bersama tim, saat ini sudah tersebar luas di seluruh dunia.

Salah satu kreator game ini yakni Andria Wahyudi menuturkan, awalnya hanya iseng membuat game online ini. "Melihat situasi yang ada, segala usia sekarang tidak bisa dihentikan keinginan mereka untuk bermain game FPS mobile seperti ini, maka muncul ide bagaimana kalau dibuatkan game serupa tapi menyisipkan nilai-nilai patriotisme," jelas dosen IT Unklab ini.

Lanjutnya lagi, update terbaru bagi game ini bertajuk 'bela negara' di mana mengkampanyekan pentingnya bela negara bagi setiap warga Indonesia. "Karena kita berangkat dari tujuan yang sama yaitu misinya ke pendidikan, hiburan, mengedepankan nilai patriot, budaya dan lain sebagainya sehingga kita menghadirkan konten yang sangat dikenal di Indonesia. Ternyata itu juga disenangi oleh gamer dari negara lain," lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, game ini sudah ditawari perusahan asal Paman Sam dengan nilai beli sekitar 1,1 miliar rupiah, namun dengan tekad yang bulat menolak tawaran tersebut. "Kami masih tetap berpegang teguh pada pendirian dimana kami ingin mengenalkan Indonesia ke negara luar dengan produk game ini. Jadi tidak ingin karya Indonesia ini dibeli oleh negara lain. Mungkin dengan ini kami bisa menunjukan bagaimana cara mempertahankan kemerdekaan," jelas Andria.

Nama game Manguni Squad ini diambil karena terinspirasi dari burung Manguni yang kental dengam budaya Minahasa. "Selain itu, di Sulut beberapa tahun silam sempat gempar dengan kehadiran tim Manguni yang selalu sigap dan cepat mengatasi setiap tindakan kriminalitas yang terjadi di wilayahnya," tukasnya.(wam)

Kirim Komentar