17 Jul 2019 13:34

Dua Remaja di Bitung Terancam Bui 8 Tahun

MyPassion
Dua tersangka sajam diamankan di rutan Polsek Matuari.(dok Polsek Matuari)

MANADOPOSTONLINE.COM—Aksi kekerasan dengan senjata tajam (sajam) masih sering terjadi di Bitung. Untuk itu, Polres Bitung terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan. Terbaru, dua remaja ditangkap Tim Tarsius Wilayah Barat Polsek Matuari karena memiliki sajam jenis panah wayer, Minggu (14/7). Kedua tersangka itu berinisial BLK (17) dan AM (16).

Kapolsek Matuari Dolfie Rengkuan membenarkan penangkapan dua remaja tersebut. "Keduanya ditangkap karena memiliki senjata tajam berupa panah wayer. Dan saat ini sedang berada di rutan Polsek Matuari sesuai surat perintah penahan terhitung 15 hingga 21 Juli. Tetapi setelah, kurang lebih tujuh atau delapan hari kita akan hadirkan bapas untuk wawancara orang tua mereka, keluarga hingga lurah," ujarnya, Selasa (16/7).

Kedua remaja itu, sebutnya, melanggar pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 mengenai membawa, menyimpan dan menggunakan senjata penusuk. “Dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara, tetapi keputusannya tergantung sidang. Meskipun mereka berdua masih dalam perlindungan anak, tetapi sudah boleh diproses karena sesuai undang-undang ancamannya lebih dari 8 tahun agar mereka ada efek jerahnya. Walaupun belum digunakan, kami langsung menindaki jika kedapatan memiliki senjata tajam," tegas Kapolsek.

Dia pun meminta, orangtua harus berperan aktif mendidik anak. "Kasus ini terjadi, salah satunya karena kurangnya perhatian dari orangtua,” katanya.(ctr-61/can)

Kirim Komentar