16 Jul 2019 09:43

Pengembangan Destinasi Pariwisata Daerah Minim

MyPassion
Olly Dondokambey

MANADOPOSTONLINE.COM—Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD) mengungkapkan bahwa pengembangan destinasi di 15 kabupaten/kota, masih minim.

Menurut OD, selain infrastruktur di destinasi yang masih kurang, inovasi dalam menciptakan destinasi baru juga, menurutnya, masih perlu kerja keras. Pemerintah di 15 kabupaten/kota seharusnya terus mendorong agar terciptanya destinasi baru, serta menyediakan sarana dan prasarana destinasi yang lebih memadai.

"Dari amatan saya, destinasi di 15 kabupaten/kota kita masih kurang. Mulai dari infrastruktur dalam destinasi, juga menciptakan destinasi baru. Harusnya ini terus didorong oleh pemerintah di 15 kabupaten/kota. Jangan cuek. Pariwisata merupakan hal yang menjanjikan bagi perekonomian daerah. Kepala daerah, harus memberikan perhatian penting terhadap hal ini. Karena memang masih kurang dan perlu kerja keras lagi," ungkapnya pekan lalu kepada koran ini.

Dirinya mengatakan, kunjungan wisatawan yang meningkat di Sulut harusnya bisa dibarengi dengan kesiapan destinasi. Jangan sampai, kunjungan wisatawan baik mancanegara ataupun domestik hanya di destinasi yang sama. Jika daerah mampu memberikan kontribusi aktif terhadap destinasi pariwisata maka menurut OD, daerah tersebut bakal dikunjungi wisatawan.

"Jika ingin ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, maka destinasi harus bisa ditata. Sektor pariwisata jika berkembang akan mampu menekan angka kemiskinan daerah. Jangan sampai kunjungan wisatawan, hanya terfokus di satu daerah. Harusnya ini mampu di manfaatkan 15 kabupaten/kota. Karena akan sangat menguntungkan jika memanfaatkan pariwisata untuk menambah PAD. Saya juga mengingatkan agar pemerintah di 15 kabupaten/kota dapat memperhatikan potensi serta peluang pariwisata," tuturnya.

OD menambahkan, bahwasahnya Pemprov Sulut tidak memiliki wilayah. Karena itu jika ada destinasi pariwisata yang berhasil maka menjadi kebanggaan bagi pemerintah setempat. Karena itu dirinya berharap di tahun 2019 persoalan kurangnya infrastruktur serta destinasi pariwisata baru harus bisa diselesaikan. Kepala daerah, wajib untuk menyeriusi masalah ini jika memang menginginkan pendapat daerah bertambah.

"Saya kira kita punya pikiran yang sama dalam membangun daerah. Apalagi terkait pariwisata yang saat ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. PAD Pemprov Sulut meningkat karena pariwisata ini. Padahal destinasi yang kita miliki hanya ada dua. Bukit Kasih dan Sumaru Endo. Juga bakal menyusul Tahura. Sedangkan kabupaten/kota, memiliki wilayah dengan potensi pariwisata yang besar. Ini harus bisa dimanfaatkan. Pemprov tentu siap mendukung dengan anggaran yang ada," ujarnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar