16 Jul 2019 13:28

Jadi Temuan DPRD, Realisasi Dandes Rawan Masalah Hukum

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Meski mampu merealisasikan berbagai kegiatan fisik maupun pemberdayaan masyarakat, namun pengelolaan dana desa (dandes) rawan masalah hukum. Ini merujuk pada hasil monitoring anggota DPRD Sangihe. Di mana ada temuan fisik kegiatan belum selesai 100 persen.

Ketua Komisi I DPRD Sangihe Mardi Posumah SH ketika dikonfirmasi wartawan mengakui, cukup banyak temuan reses yang harus ditindaklanjuti pemerintah kampung. “Dari hasil monitoring anggota DPRD saat reses, banyak temuan di lapangan. Terkait pengelolaan dana desa. Baik fisik maupun administrasi,” ungkapnya.

Sementara terlepas hasil temuan monitoring DPRD yang cukup banyak, Posumah mengakui lewat lembaga teknis, termasuk pihak Inspektorat sedang berupaya memfasilitasinya. Serta melakukan perbaikan-perbaikan.

“Dalam implementasi dana desa kan ada satu hubungan kerja sama melalui MoU. Antara kejaksaan, kepolisian, dan pemerintah. Ketika ada permasalahan administrasi masih diberi kesempatan enam bulan perbaikan. Jadi ketika turun monitor, banyak yang diberi kesempatan untuk perbaikan,” ujar Posumah.

Ditegaskannya, selaku wakil rakyat pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan dana desa. Agar terjamin optimalisasinya di lapangan. termasuk ketika ada kelalaian kapitalaung selaku penanggung jawab dana desa terhadap pemenuhan dokumen maupun realisasi fisik. Sudah pasti bersentuhan dengan masalah hukum. “Kita sama-sama saja berharap permasalahan dana desa mampu diselesaikan dengan baik. Untuk menghindari masalah serta demi kemajuan desa itu ke depan,” pungkasnya.(wan/gel)

Kirim Komentar