16 Jul 2019 13:34

Cuaca Ekstrim, Nelayan Talaud Enggan Melaut

MyPassion
Kapal-kapal nelayan terparkir di pesisir pantai dikarenakan gelombang pasang mencapai 3 meter.(Ridel/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Cuaca ekstrim melanda sejumlah daerah di Kabupaten Talaud. Kondisi ini dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Talaud Nelson Udang , wajib diwaspadai seluruh warga. Utamanya para nelayan yang berencana untuk melaut.

Bahkan, kata dia, bagi yang berencana untuk bepergian ke Kota Manado dan pulau sekitar, baiknya menunggu hingga angin kencang mereda.

"Saat ini cuaca sedang sangat ekstrim, angin bertiup sangat kencang dan gelombang ombak mencapai 3 Meter. Menurut laporan dari BMKG saat ini kecepatan angin mencapai 30 sampai 45 knot dan angin dari barat daya yang bertiup,"jelas Udang.

"Baik nelayan maupun warga yang ingin bepergian ke Kota Manado atau ke sekitar pulau di Talaud, baiknya menunggu sampai cuaca normal kembali," katanya lagi.

Udang menambahkan, kondisi ini tak lepas dari letak geografis Talaud yang sebagian besar desa dan kelurahannya berada di pesisir pantai.

"Untuk pendeteksi Tsunami di Kepulauan Talaud belum ada, namun yang menjadi sangat bersyukur hingga sampai saat ini belum ada laporan dari masyarakat atau instansi pemerintah bahwa ada masyarakat yang hilang atau menjadi korban."terangnya.

Dari pantauan Manado Post  saat berkunjung ke Pasar Sawang lokasi pelelangan ikan tidak ada aktivitas jual-beli, begitu pun dengan perahu-perahu milik nelayan. Umumnya terparkir di sekitar dermaga.

Menurut warga setempat, sekitar enam kapal yang pergi melaut, terpaksa harus balik ke daratan dikarenakan gelombang ombak yang sangat tinggi.(tr-04/jul)

Kirim Komentar