16 Jul 2019 13:41

Boltim Butuh TPA

MyPassion
Ilustrasi TPA.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kabupaten Boltim butuh Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Warga Tutuyan Dua Misdi Modeong meminta pemkab menyediakan bak sampah, khusus untuk sampah plastik. Karena, lanjutnya, sampah plastik dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang punya nilai ekonomis. "Karena selama ini tidak ada bak sampah, maka kami memilih untuk membakar sampah yang ada," katanya.

Dia pun berharap pemkab segera mencarikan solusi terhadap persoalan sampah. Paling tidak dapat membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Menanggapi hal ini,  Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boltim Reza Pahlevi memastikan, jika pihaknya akan mengangkat enam Tenaga Harian Lepas (THL) untuk mengatasi  masalah sampah di Kabupaten Boltim.

Dengan rincian empat orang penyapu jalan dan taman,  satu sopir angkut sampah dan  petugas TPS satu orang. "Akan ada enam THL yang akan direkrut. Nantinya, ke enam orang tersebut akan menerima gaji sebesar Rp 1 juta per bulan," katanya.

Lanjutnya, sudah ada beberapa orang yang mengambil formulir persyaratan. Proses penjaringan dan seleksi akan dilakukan oleh DLH  dalam waktu dekat.

"Tinggal menunggu semua berkas yang masuk. Kalau sudah lengkap akan segera diseleksi. Siapa yang terpilih itu yang akan bertugas untuk membantu persoalan sampah," jelasnya. Dia mengimbau pada semua  warga Boltim agar tidak membuang sampah di pinggir jalan. "Jangan buang sampah di pinggir jalan. Itu sangat mengganggu. Jika persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sudah selesai TPA akan segera dibangun," ujarnya.

Terpisah, Asisten Dua Setda Boltim Sony Warokah mengatakan, pembangunan TPA Boltim tinggal menunggu penyesuaian RTRW. "Pembangunan TPA tinggal menunggu penyesuaian RTRW baru akan segera dibangun," sebutnya.(tr-01/ite)

 

Kirim Komentar