16 Jul 2019 13:31

Bau Amis Aliran Dana Korupsi DAK Disdikpora, SWK Diduga Hanya Tumbal

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pasca ditangkapnya mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sitaro SWK, yang terseret ke meja hijau atas dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK)  Disdikpora Tahun 2012 silam, sepertinya menyisakan sejumlah tanda tanya.  Pasalnya, dikatakan Koordinator Komisi Nasional Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan Cabang Sitaro Victor Salindeho, hal tersebut dapat dilihat dari pengakuan SWK saat persidangan. Dimana SWK hanya menerima uang sebesar Rp.101 juta

"Sedangkan potongan 12 persen yang diminta dari 42 sekolah penerima bantuan DAK, ditafsir berjumlah Rp. 924 juta. Bahkan SWK juga mengaku telah mengembalikan uang yang diterima yakni Rp. 101 juta. Di sini letak kejanggalannya, karena ada uang sebesar Rp.823 juta yang hilangnya entah kemana," ucapnya

Salindeho juga mengatakan dalam kasus ini, seluruh keterangan saksi masih menyisakan misteri, karena tidak ada kejelasan, tidak menjelaskan detil aliran sisa uang tersebut.

"Bahkan SWK mengaku hanya menerima amplop yang menurutnya dikatakan oleh salah satu terpidana yakni DP berisi Rp. 101 juta. Ditambah lagi pernyataan Kuasa Hukum SWK, yang mengatakan terkait perintah atasan untuk pemotongan uang 12 persen kepada sekolah  yang dikatakan DP, bisa mengarah kepada siapa saja," ujarnya.

"Untuk itu saya berharap dengan banyaknya kejanggalan, kiranya penyelidikan kasus ini dapat dibuka lagi, untuk mencari tahu aktor di balik korupsi DAK Disdikpora Tahun 2012, karena sangat mungkin SWK hanya dijadikan tumbal, serta melibatkan oknum dengan wewenang dan kekuasaan yang lebih tinggi, serta kemana uang Rp.823 juta itu raib," kuncinya

Sekedar informasi terdakwa SWK menjabat sebagai Kadisdikpora Sitaro di Tahun 2012, di masa kepemimpinan Bupati Toni Supit. Dalam kasus ini, juga turut melibatkan dua orang lainnya, yang sudah duluan menjalani hukuman, yakni Djayns Arnold Posumah (DP) Mantan Kabid di Disdikpora dan Denny F Kabumung (DK) mantan Sekdis Disdikpora.(drp/jul)

Kirim Komentar