15 Jul 2019 14:34
Penundaan Berkala Satu Tahun

Tujuh PNS Kotamobagu Kena Hukuman

MyPassion
Sejumlah PNS di lingkup Kota Kotamobagu mengikuti sidang MKE.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kota Kotamobagu  akhirnya menindaklanjuti rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), terkait sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Kota Kotamobagu yang diduga tak netral saat pemilihan legislatif (Pileg).

Dalam sidang Majelis Kode Etik (MKE) yang diketuai Asisten III Setda Kota Kotamobagu Adnan Masinae, hanya dihadiri 6 ASN, sementara satu ASN berinisial HM alias Hem tidak hadir karena izin.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu Sahaya Mokoginta menjelaskan, ada tujuh PNS kena hukuman. Antara lain PP alias Pap, SD alias Sud, SJS alis Sya, HM alis Mis, SM alis Tim, IS alis Din dan HM alis Hem. "Mereka diberikan sanksi hukuman disiplin sedang berupa penundaan berkala selama satu tahun," ujar Sekretaris Majelis Kode Etik Sahaya Mokoginta tersebut.

Menurutnya, untuk PNS yang tak hadir sidang, MKE akan menjadwalkan kembali. "HM tetap akan kami jadwalkan kembali sebelum dilaporkan ke KASN," jelasnya.

Sementara itu, Ketua MKE Adnan Masinae menjelaskan 6 PNS yang ikut disidang telah menerima putusan MKE. "Kami sudah menindaklanjuti rekomendasi dari KASN terkait dugaan ASN tak netral," jelas Adnan.

Sekadar diketahui, tujuh PNS ini sebelumnya telah diperiksa oleh  Bawaslu Kotamobagu dan hasilnya dilaporkan ke KASN. Selanjutnya KASN memberikan rekomendasi kepada pemkot untuk memberikan sanksi.(tr-06/ite)

Kirim Komentar