15 Jul 2019 19:09
Tersandung Kasus Dugaan Korupsi di PD Pasar

Staf Ahli Wali Kota Tomohon Digiring ke Rutan Malendeng

MyPassion
Staf ahli Wali Kota Tomohon. TJP, saat diperiksa di Kejari Tomohon, Senin (15/7).

TOMOHON — Kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran keuangan di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Tomohon Tahun Anggaran 2016, masih berlanjut. Salah satu pejabat eselon dua Pemkot, TJP, yang tersandung kasus ini, Senin (15/7) resmi ditahan. TJP saat ini menjabat staf ahli Wali Kota Tomohon.

Bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Tomohon, jaksa penyidik telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti tahap II kepada jaksa penuntut umum. TJP diketahui pernah menjabat Plt Direktur Utama PD Pasar Tomohon selang waktu Maret sampai Juni 2016. TJP diduga menyalahi aturan dengan melakukan peminjaman dari kas PD Pasar sebesar  Rp 175 juta pada 2016 silam untuk keperluan pribadi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon Edy Winarko melalui Kasi Intel Wilke Rabeta menuturkan, akibat perbuatan yang bersangkutan disangkakan Pasal 2 jo Pasal 18 UU Nomor 31/1999 subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Ancaman hukuman Pasal 2 minimal 4 tahun maksimal 20 tahun penjara sedangkan Pasal 3 minimal satu tahun maksimal 20 tahun penjara,” terang Rabeta.

Lanjutnya saat ini tersangka dikirimkan ke Rutan Klas II Malendeng untuk dilakukan penahanan selama 20 hari. “Berkas perkara dalam waktu dekat dikirim ke pengadilan, karena tempat kejadian dan saksi-saksinya sama kemungkinan akan dilakukan sidang bersamaan dengan dua tersangka sebelumnya yakni HK dan RN,” lanjutnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan administrasi dan kesehatan TJP didampingi kuasa hukum dan kepala bagian hukum Setdakot Tomohon. Keluar dari ruangan dan menuju parkiran depan kantor Kejari. Dengan menggunakan seragam khaki, menaiki kendaraan untuk diantar ke Rutan Klas II Manado.(wam)

Kirim Komentar