15 Jul 2019 14:36

Revolusi Mental Harus Digaungkan

MyPassion
Sekkab Boltim Muhammad Assagaf menutup kegiatan Diklat Revolusi Mental.(Dok Humas)

Setelah lima hari 30 pejabat eselon tiga Boltim mengikuti Diklat Revolusi Mental, akhir pekan lalu kegiatan tersebut resmi ditutup oleh Sekkab Boltim Muhammad Assagaf.

Assagaf mengatakan, revolusi mental adalah ikhtiar untuk mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia. “Revolusi mental adalah bagaimana kita mampu mengubah perilaku dan membangun karakter sebagai Abdi Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan roda pemerintahan agar pencapaian kinerja dan pelayanan bisa maksimal,” jelasnya.

Dia pun berpesan,  yang harus dicapai dalam revolusi mental adalah perubahan mendasar seperti cara berpikir, cara berkata dan cara bekerja yang lebih baik. “Peningkatan kualitas pelayanan publik hal yang wajib bagi setiap ASN, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat, serta mewujudkan Boltim yang berdaya saing,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Boltim Robi Mamonto, melalui Kepala Bidang Diklat Wenadi Apande berharap semua materi yang disampaikan dalam Diklat tersebut dapat diaplikasikan dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pejabat daerah untuk melayani publik.  “Kami berharap materi yang didapat dalam kegiatan ini dapat diimplementasikan oleh semua PNS dalam lingkungan kerja masing-masing,” tandasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar