15 Jul 2019 09:26

Jokowi Janji Tuntaskan Bandara-Jalan Tol

MyPassion
Joko Widodo

MANADOPOSTONLINE.COM – Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan pidato politik di depan ribuan pendukungnya di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor kemarin (14/7). Program kerja prioritas yang akan dilaksanakan di periode kedua, dipaparkannya. Menjalankan tugasnya nanti, dia (Jokowi, red) butuh menteri-menteri yang berani.

 

Dalam forum bertajuk Visi Indonesia itu, Jokowi menyampaikan lima program kerja prioritas. Pertama, dia berjanji akan melanjutkan pembangunan infrastruktur.

“Yang besar sudah kita bangun. Ke depan akan kita lanjutkan lebih cepat,” terang dia. Menurut dia, infrastruktur besar, seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara akan disambungkan dengan kawasan ekonomi rakyat, industri kecil, ekonomi khusus, dan kawasan pariwisata.

Selain itu, pihaknya juga akan menyambungkan proyek infrastruktur dengan kawasan persawahan, perkebunan, dan tambak-tambak ikan. “Arahnya ke sana, fokusnya ke sana. Kita sambungkan ke sana,” tutur dia.

Hal ini tentunya bisa mendongkrak performa perekonomian Nyiur Melambai. Sulut punya potensi, asalkan bandara, jalan tol, KEK bisa hadir dengan topangan fasilitas mumpuni. Kedua, yaitu pembangunan sumber daya manusia (SDM). SDM juga akan menjadi prioritas.

Sebab, hal itu menjadi kunci Indonesia ke depan. Jadi, titik mulai pembangunan SDM adalah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, balita, dan anak-anak sekolah. Karena masa itu adalah usia emas untuk mencetak manusia unggul.Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan, tidak boleh ada lagi stunting, kematian ibu, atau kematian bayi meningkat. “Tugas besar kita di situ,” urainya.

Hal ini tentunya perlu diperhatikan Pemerintah Sulut, masih tingginya angka kematian ibu melahirkan jadi tantangan. Kesiapan layanan kesehatan publik, tidak punya pilihan harus ditingkatkan. Pun dengan pendidikan, vocational training dinilai Jokowi sangat penting. Begitu juga vocational school. “Mengindenfitikasi, memfasilitasi, serta memberikan dukungan pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia. Diaspora yang bertalenta tinggi harus diberi dukungan agar memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia.  Lewat hadirnya lembaga khusus. Yang mengelola talenta-talenta hebat,” papar dia.

Serta tak lupa merangsang pelaku usaha global untuk berinvestasi di Indonesia. Kata dia, pihaknya akan membuka peluang investasi seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan kerja. Jangan ada yang alergi dengan investasi. Dengan cara itu, lapangan kerja akan terbuka sebesar-besarnya.

Untuk itu, lanjut Jokowi, yang menghambat investasi akan dipangkas. Misalnya, perizinan yang lambat, berbelit, dan pungli. “Hati-hati, ke depan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek dan akan saya hajar kalau diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena itu adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

123
Kirim Komentar