15 Jul 2019 12:17
OD-SK Kantongi Hasil Evaluasi Kinerja

`Badai` Rolling Pemprov Makin Dekat

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Rolling besar-besaran bakal segera digelar Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (SK).

Wagub pun menegaskan jika pihaknya sudah mengantongi hasil evaluasi kinerja dari semua pejabat. Menurutnya, hasil evaluasi kinerja tersebut bakal menjadi bahan untuk mutasi dan promosi nanti yang akang dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Kita itu menilai semua kinerja dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apalagi yang berada dalam jabatan. Ya itu kita lihat mulai dari serapan anggaran, dan kinerja dalam mensukseskan program. Bahan evaluasi kita ini, untuk melakukan rolling. Semua kinerja sudah tidak bisa dibohongi. Itu jelas ada dalam catatan kita. Kita juga akan melakukan rolling dalam waktu dekat," ujarnya belum lama ini.

Kandouw juga mengatakan, dalam rolling tersebut akan mengacu sesuai kualitas pejabat. Penempatan menurutnya, berdasarkan kompetensi dari hasil kinerja saat ini. Dirinya juga mengatakan, telah mengantongi nama tersebut berdasarkan jabatan yang sesuai kualitas.

"Memang kita sudah mengantongi semua nama dan hasil kinerja. Kan mereka ini sudah pernah melakukan assessment. Jadi itu juga menjadi salah satu bahan dalam menentukan kualitas. Kita lihat juga bagaimana hasil kerja mereka. Yang pasti, kita akan segera melakukan rolling. Karena kan selama tiga tahun ini, kita belum melakukan rolling. Jadi penempatan nantinya, sesuai dengan kualitas," imbuhnya.

Kandouw juga mengatakan, sesuai kemauan dan instruksi gubernur, semua pejabat yang mampu menunjukan prestasi dan capaian kinerja, maka akan mendapatkan penghargaan. Dan penghargaan tersebut, menurutnya, akan dijadikan sebagai budaya kerja. Karena itu, dirinya meminta agar semua pejabat dan PNS yang berada di lingkup pemprov harus bekerja secara maksimal.

"Kita sekarang, menjadikan penghargaan sebagai budaya. Berprestasi, maka ada penghargaan. Kalau tidak, ya berarti tidak bisa bersama. Kan banyak kader-kader birokrasi di pemprov yang berkualitas. Dan kita mencari yang paling terbaik untuk bekerja bersama dalam mensejahterakan rakyat Sulut. Prioritas dan kerja kita masih banyak. Jadi kita cari yang mampu menunjukan prestasi," urainya.

Di sisi lain, pengamat pemerintahan Dr Jhony Lengkong sangat setuju dengan sistem yang diterapkan pemprov. Lengkong menilai, untuk menjalankan roda pemerintahan yang baik, tentu semua yang bekerja harus memiliki jiwa yang kuat dalam melayani.

"Kebutuhan pelayanan masyarakat sekarang semakin tinggi. Jadi harus orang yang berkompeten dalam menjalankan hal tersebut. Dan langkah ODSK dalam menerapkan sistem tersebut sudah tepat. Karena kan visi dan misi mereka sulit. Jadi orang yang memang kerja nyata yang bisa mendampingi mereka," imbuhnya.

Untuk pejabat yang kurang berprestasi, Lengkong mengatakan, jangan ditempatkan di satu instansi yang strategis dan memiliki banyak target serta tuntutan kerja. Karena itu, dalam penempatan seorang pejabat, harus bisa didasari sesuai kemampuan pejabat tersebut.

"Kalau dia tidak berprestasi disatu instansi. Maka jangan tempatkan dirinya di instansi strategi. Itu hanya akan merusak instansi tersebut. Bukan saatnya sekarang, untuk bereksperimen. Sekarang, waktunya untuk kerja dan melayani masyarakat. Jadi harus yang paling terbaik yang ditempatkan dalam satu instansi yang memang strategis dan bersentuhan dengan masyarakat," tutupnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar