13 Jul 2019 12:43

Masuk Area Tol Manado-Bitung, Uang Pergantian Makam Dipertanyakan

MyPassion
Pembongkaran makam di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, untuk dipindahkan ke lokasi lain, baru-baru ini. Pasalnya, lokasi makam tersebut masuk ruas jalan tol Manado-Bitung. (Swingly Repi/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sejumlah warga di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, mempertanyakan pembayaran ganti rugi perpindahan makam kepada ahli waris. Diketahui relokasi makam itu akibat dampak jalan tol Manado-Bitung yang salah satu ruas kena di pekuburan Bitung Tengah.

Anita Ismail, salah satu ahli waris mengatakan, hingga saat ini belum pasti pembyaraan sisa makam kepada mereka. "Sampai saat ini belum pasti, kami ahli waris akan mendapat anggaran berapa. Harapannya, pemerintah setempat secepatnya menjelaskan kepada kami agar kami bisa tahu," ujarnya.

Terpisah, Lurah Bitung Tengah Tomix Tumbilung mengatakan, biaya ganti rugi untuk setiap makam berbeda-beda. "Ada yang Rp 7 juta, Rp 8 juta dab Rp 9 juta. Karena setiap jenis kuburannya berbeda dan nilainya ditetapkan langsung oleh tim appraisal dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Seluruh anggaran untuk pemindahan makam ini berjumlah Rp 1,57 miliar," katanya.

Lanjutnya dari biaya per makam ada juga potongan sebesar Rp 3,2 juta untuk membiayai peti, kain kafan, ambulans, kesehatan, keamanan dan orang kerja untuk menggali serta pembuatan kubur sampai selesai.

"Setelah itu sisanya akan diberikan kepada setiap ahli waris. Tetapi, untuk saat ini ada lima makam yang akan dibawa ke Gorontalo dan dua makam ke Manado oleh keluarga mereka. Kalau yang mau dibawa oleh keluarga untuk keluar daerah, anggarannya 100 persen diberikan ke keluarga ahli waris. Nanti, mereka akan mengurus sendiri kesehatan, izin, polisi dan transportasi, sehingga mereka akan mengelolanya sendiri proses pemindahannya," katanya.

Lanjutnya, untuk pemberian sisa anggaran ke ahli waris nanti secara serentak. “Nanti diberikan secara bersama-sama," tutupnya.

Diketahui, ada 135 kubur dari Yayasan Almuhajirin dan Yayasan Uswatun yang akan dipindahkan. Namun ada tujuh makam yang tidak dipindahkan ke Pekuburan Pinangunian karena dua dibawa ke Manado dan lima dibawa ke Gorontalo oleh pihak keluarga. (ctr-61/can)

Kirim Komentar