13 Jul 2019 09:29

Kasus Emas 7,7 Miliar di Langowan, Lima Orang Diciduk

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Sudah lima tersangka diciduk tim hasil kolaborasi Ditreskrimum Polda Sulut dan Satreskrim Polres Minahasa, dalam kasus pencurian emas bernilai Rp 7,7 miliar.

 

Terbaru, dalam kasus pencurian di Toko Emas Subur, Desa Amogena Dua, Jaga II, Kecamatan Langowan Timur, petugas gabungan juga berhasil mengamankan dua pasangan kekasih, yaitu BT alias Brando dan DT alias Devilia, Jumat (12/7) pukul 5.00 WITA. Keduanya diduga terlibat dalam aksi ini.

Wakatim Resmob Ditreskrimum Polda AKP Sugeng Santoso, membenarkan penangkapan pasangan kekasih ini. Katanya, keterlibatan Brando dalam kasus ini adalah dialah yang menyewakan kendaraannya untuk digunakan salah satu pelaku ke Kotamobagu.

“Brando ini juga menjadi orang yang berperan membeli mobil dari hasil uang kejahatan. Mobil tersebut menjadi milik salah satu pelaku. Sedangkan pacarnya, ikut juga membantu mencari mobil yang digunakan pelaku lainnya, mereka menggunakan uang hasil kejahatan,” beber Sugeng. “Pasangan kekasih ini kemudian diserahkan ke Polres Minahasa untuk diproses lebih lanjut,” tukasnya.

Sebelumnya, petugas juga berhasil menangkap oknum perempuan berinisial GY. GY adalah mencari mobil sewaan yang digunakan untuk beraksi.

“Oknum perempuan berinisial GY alias Amay, oknum warga Taas berperan menjual emas hasil curian, Tersangka warga Taas, Tikala Manado yang ditangkap di Terminal Dungingi, kota Gorontalo, Kamis (11/7), pukul 8.15 WITA,” imbuhnya.

Lanjutnya Atas perannya tersebut, GY mendapat upah sebesar Rp 30 juta, emas dan handphone dan berhasil menyita sejumlah barang bukti dari GY, berupa tiga hand phone, yakni merek Iphone 6, Xiaomi dan Vivo, serta cincin dan anting.

Tersangka kemudian diserahkan ke Polres Minahasa. “Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/41/V/2019/Sulut/Resmin/Polsek Rural Langowan, tanggal 28 Mei 2019.

Rabu-Kamis tim juga telah menangkap seorang tersangka pria berinisial CAT alias Laka (28), beralamat di Pakowa, Wanea, Manado. Dalam kasus tersebut, CAT berperan membawa kendaraan dan juga menjual emas hasil curian. Lalu ada DK alias David (49). Dua tersangka ini terpaksa ditembak polisi karena melawan petugas.

Kasatreskrim Polres Minahasa Muhammad Fadli saat dikonfirmasi masih enggan memberi komentar lebih terkait perkembangan kasus tersebut. “Untuk info lebih lanjut nanti tunggu rilisnya nanti ya. Sekarang (tadi malam, red) kami masih di lapangan melakukan pengembangan,” pungkasnya.(tr-03/gnr)

Kirim Komentar