12 Jul 2019 14:21

Uyo-Anu Harus Lestarikan Budaya

MyPassion
Para peserta Uyo dan Anu Boltim sedang mengikuti arahan dari Kepala Dinas Pariwisata Boltim Rizky Lamaluta, kemarin.(Ayurahmi/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemilihan Uyo dan Anu Kabupaten Boltim sudah memasuki masa seleksi. Dari 60 peserta yang mendaftar akan diseleksi menjadi 10 pasang.

Kepala Dinas Pariwisata Boltim Rizky Lamaluta mengatakan, nama 10 besar putra dan putri terbaik yang mengikuti seleksi Uyo dan Anu akan segera diumumkan oleh panitia pelaksana. Dia pun memastikan seleksi dilakukan secara ketat untuk menghasilkan putra dan putri terbaik di Kabupaten Boltim.  "Makanya panitia masih susah menentukan siapa yang masuk di 10 besar. Semua sama bagus, masing-masing ada kelebihan dan kekurangan,” katanya.

Di sisi lain, Mantan Ketua Kohati Hmi Cabang Bolaang Mongondow Raya (BMR) Bidari Nuraini Sugeha berharap, kualitas putra putri daerah harus diutamakan dibandingkan kekuatan lobi atau besaran daya tekan kedalam panitia. 

Dia pun meminta kepada semua panitia untuk bisa meloloskan putra-putri yang memang memiliki kualitas yang baik. Tidak hanya soal fisik tapi juga wawasan dan atitude yang bagus.

Dia pun meyakini panitia sudah memiliki kriteria dan standarisasi penilaian dari tiap kontestan. Sebagai aktivis  muda BMR, dia pun berharap kriteria paling mendasar yang harus dimiliki  setiap kontestan adalah pengetahuan atau wawasan kedaerahan yang  tidak hanya sebatas pengetahuan tentang letak geografis daerah tersebut, tetapi juga memahami adat istiadat, kebudayaan, hingga sejarah dari daerah yang dimaksud.

“Itu dulu yang diharapkan. Soal penguasaan bahasa asing juga soft skill lain, tentu juga penting dijadikan penilaian. Tapi wawasan tentang budaya daerah itu penting dan modal utama," tekannya.

Dia pun berharap semua finalis Uyo-Anu yang lolos dalam seleksi benar-benar memiliki kemampuan yang mempuni, sehingga layak untuk menjadi pemenang dan mewakili Boltim ke tingkat selanjutnya. "Saya harap siapa saja yang lolos itu karena mereka pantas untuk lolos. Bukan karena ada hal lain. Karena kualitas itu sangat penting," tutupnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar