12 Jul 2019 10:03

Pembiayaan Rumah Bersubsidi Terancam Punah

MyPassion
Ilustrasi Perumahan. (Dok MP)

MANADOPOSTONLINE.COM - Sekira 1.200 unit rumah subsidi yang sudah terbangun di Sulut terancam punah. Bukan dalam arti riil fisik bangunan. Namun, fasilitas pembiayaan bersubsidi yang  disalurkan oleh pengembang di Sulawesi Utara, tak lagi leluasa seperti di tahun-tahun sebelumnya.  Demikian disampaikan Ketua DPD REI Sulut Sonny Mandagi. 

 

"Hal ini dikarenakan kuota subsidi rumah bersubsidi dari pemerintah sudah diturunkan, sehingga rumah bersubsidi kita terancam tak bisa dihuni. Jadi bukan stoknya tidak ada, tetapi pembiayaannya yang punah," ungkapnya.

Dirinya menyatakan, DPD REI Sulut hingga saat ini beranggotakan 133 Anggota Pengembang. Dengan 80 persen diantaranya merupakan developer yang bergerak di perumahan bersubsidi. 

 "Sangat disayangkan memang, tahun ini kuota subsidinya diturunkan. Bulan ini kuota subsidinya seluruh indonesia sudah hampir habis," ucapnya.

Lanjut dia, bank penyalur kredit FLPP (perumahan bersubsidi, red) kini makin selektif dalam memberikan pembiayaan. Kondisi ini makin mempersulit pihaknya mendorong serta menyukseskan program 1 juta rumah milik Presiden Jokowi. Belum lagi, soal kepemilikan perumahan di Nyiur Melambai.

Bahkan beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, sempat menyentil soal masih timpangnya kebutuhan perumahan dengan jumlah masyarakat di Sulut. Belum lagi, jika dikaji secara keseluruhan. 30 persen perumahan yang ada di Sulut dimiliki warga luar daerah.

12
Kirim Komentar