11 Jul 2019 12:16

Waktu Sekkab Boltim Tinggal Sebulan

MyPassion
Sekkab Boltim Muhammad Assagaf bertemu Wagub Sulut Steven Kandouw dan Sekprov Edwin Silangen, kemarin.(Ayurahmi/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Masa tugas Sekkab Boltim Muhammad Assagaf tinggal sebulan lagi. Karena pada Agustus nanti, birokrat hebat tersebut dipastikan akan menanggalkan seragam PNS, setelah puluhan tahun bertugas. "Insya Allah Agustus nanti saya memasuki masa purna tugas," ungkap Assagaf, usai bertemu Wagub Sulut Steven Kandouw dan Sekprov Edwin Silangen, kemarin.

Assagaf pun menekankan pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih atas semua kesempatan dan kerja sama yang terus terjalin. Dia menekankan sebagai seorang pejabat daerah sinergitas dengan pemprov sangat diperlukan. Sehingga di akhir masa jabatannya dia ingin berpamitan kepada pemerintah provinsi. "Ini sebagai cara saya untuk berpamitan dan mengucapkan terima kasih. Alhamdulillah pada kesempatan itu wagub dan sekprov berpesan agar saya senantiasa tetap menjaga hubungan baik dengan pemimpin daerah tempat mengabdi selama ini, dalam hal ini Bupati Sehan Landjar, dan Wakil Bupati Rusdi Gumalangit," katanya.

Diketahui, Assagaf sendiri sudah bertugas menjadi Sekkab Boltim kurang lebih sembilan tahun. Bahkan dia tercatat sebagai pejabat sekkab terlama di Sulut. Cara kinerjanya pun diakui oleh pemerintah daerah.  Sementara itu, Bupati Boltim Sehan Landjar pun mengakui keloyalitasan Assagaf. Menurutnya, kinerja Assagaf selama ini patut diapresiasi. "Sekkab kita adalah orang yang luar biasa. Dia komunikatif dan bisa membimbing para pegawai. Sehingga Boltim terus meraih prestasi baik dalam hal keuangan dan kedisiplinan para pegawai daerah," puji Landjar.

Dia pun berharap kedepannya, siapa pun yang akan menggantikan posisi Assagaf, harus bisa bekerja dengan baik, komitmen dan penuh tanggung jawab. "Saya berharap sekkab selanjutnya bisa mengkuti cara kerja sekkab saat ini. Bisa bersinergi bersama pimpinan daerah dan para pegawai sampai para sangadi, untuk kemajuan Boltim," tutupnya penuh harap.

Diketahui, Assagaf sendiri  mulai meniti karir di Biro Ekonomi Pemprov Sulut pada era Gubernur G H Mantik selama 17 tahun. Setelah itu pindah tugas ke Bolaang Mongondow Raya (BMR).(tr-01/ite)

Kirim Komentar