11 Jul 2019 12:18

Status PT ASA Menggantung, Warga Tuntut Pembebasan Lahan

MyPassion
Pemkab dan warga desak PT ASA agar segera beroperasi dan melakukan pembebasan lahan.(Ayurahmi/Manado Post)

Status PT Arafura Surya Alam (ASA) masih menggantung. Perusahaan yang terletak di Kotabunan Boltim tersebut, sudah beberapa tahun berdiri,  tetapi belum beroperasi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boltim Sonny Waroka mengatakan, pihaknya sudah menyurat ke PT ASA agar segera membebaskan lahan. Pemerintah kecamatan wajib mempersiapkan berkas dan dokumen.

Waroka pun membeber isi dari surat tersebut. Yakni, pihak perusahaan segera mempersiapkan dokumen kepemilikan tanah yang akan dibebaskan, kelanjutan  pengukuran tanah, negosiasi dan pembayaran.  “Pemkab sudah bertemu dengan pihak perusahaan. Kami mendesak mereka agar secepatnya beroperasi. Sudah terlalu lama berdiri, tapi belum jelas," ujarnya.

Dia pun meminta pada warga untuk mempersiapkam dokumen sah sebagai bukti kepemilikan tanah, saat pembebasan lahan nanti. "Tahun ini pembebasan lahan harus dilakukan. Kami minta warga menyediakan dokumen dan bukti kepemilikan. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," pintanya.

Terpisah, PT ASA Andreas Bolitobi mengaku jika pembebasan lahan masih berproses.  Tahapannya masih panjang. “Kita tunggu saja, prosesnya ke depan bagaimana,” singkatnya.  Di sisi lain,  Bustan Hasania warga Bulawan meminta pembebasan lahan dari PT ASA harus direalisasikan. Karena selama ini hanya sebatas janji saja. “Soal pembebasan lahan, sudah lama didengar, tapi tidak pernah dibuktikan.  Warga sudah siap dengan bukti kepemilikan lahan," tukasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar