11 Jul 2019 09:03

Pencuri Emas 7,7 Miliar di Langowan Ditembak di Pakowa

MyPassion
Pimpinan dan anggota Resmob Polda Sulut usai mengamankan pelaku bersama barang bukti, Rabu (10/7) kemarin.

MANADOPOSTONLINE.COM—Kasus pencurian toko emas dengan kerugian Rp 7,7 miliar di Kabupaten Minahasa pada Mei 2019, akhirnya terungkap. Pelakunya berinisial CAT alias Laka (28), ditembak tak jauh dari tempat tinggalnya di Kelurahan Pakowa, Lingkungan II, Kecamatan Wanea, Manado.

 

Tersangka ditangkap Rabu (10/7) kemarin di tempat persembunyian tak jauh dari tempat tinggalnya. Pengungkapan ini jadi ‘hadiah’ (keberhasilan, red) untuk Polda Sulut di sela acara puncak Bhayangkara 10 Juli kemarin.

Informasi diperoleh Manado Post, polisi terpaksa melumpuhkan (menembak) kaki pelaku karena coba melawan petugas dengan senjata tajam jenis pisau badik saat akan ditangkap. Pengungkapan ini sendiri dilakukan Tim Resmob Polda Sulut, yang dipimpin Wakatim Resmob AKP Sugeng Wahyudi Santoso di bawah komando Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kombes Pol Harry Sarwono.

Diketahui, pelaku ini terlibat dalam kasus pencurian emas, yang terjadi di Desa Amogena II, Jaga II, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, tepatnya di Toko Emas Subur. AKP Sugeng Wahyudi menegaskan, penangkapan pelaku sesuai dengan pasal 363 KUHP.

Menurutnya, pelaku adalah seorang residivis kasus pembunuhan tahun 2008 silam. “Peran pelaku dalam kasus pencurian ini, yaitu membawa kendaraan serta yang melakukan penjualan hasil pencurian emas, pelaku mendapatkan upah 130 juta rupiah dalam perannya,” bebernya.

12
Kirim Komentar