11 Jul 2019 08:23
Delapan PHPU Sulut Dilanjutkan

Jerry Sambuaga Cabut Gugatan di MK

MyPassion
Komisioner Bawaslu dan KPU Sulut saat mengikuti sidang pendahuluan di MK, Rabu (10/7) kemarin. (Rianthy Kalalo/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) mulai bergulir, Rabu (10/7), kemarin.

Sidang pendahuluan berlangsung menegangkan. Termasuk untuk Sulawesi Utara (Sulut). Ada 10 gugatan mendarat di MK. Sayangnya dalam sidang kemarin, dua partai politik absen. Berkarya dan Garuda.

Tak hanya itu. Gugatan calon legislatif DPR RI Jerry Sambuaga dicabut. Begitu juga gugatan PAN untuk daerah pemilihan Bolmong. Dua PHPU ini tidak akan dilanjutkan ke sidang berikut.

Dari pantauan Manado Post, persidangan dipimpin Majelis Hakim MK I Dewa Gede Palguna bersama Suhartoyo dan Wahiduddin Adams, di ruang sidang lantai 4. Alat bukti yang dimasukkan PAN, belum disahkan sepenuhnya. Karena masih terdapat perbedaan.

"Alat buktinya akan disahkan nanti. Setelah perbedaan alat bukti dengan gugatan sudah sesuai," kata Palguna. Ia juga mengungkapkan, pihak termohon terkait gugatan Jerry Sambuaga dan PAN khusus Bolmong bisa bernafas lega.

Pencabutan gugatan ini diketahui dalam sidang. Dilakukan masing-masing kuasa hukum. Di mana kuasa hukum Jerry membacakan penarikan permohonan/gugatan untuk DPR RI dengan lokus Kabupaten Minahasa Selatan.

PAN pun demikian. Menarik gugatan untuk DPRD provinsi dan DPRD Bolmong. Dengan demikian gugatan PAN menyisakan lokus gugatan DPR RI dan DPRD Minut.

Selain itu, Demokrat mengubah petitum. Dari sebelumnya meminta pemungutan suara ulang menjadi penghitungan suara ulang untuk DPRD Minsel. Terkait selisih perolehan suara caleg Demokrat Eske Kontu dan caleg Partai golkar Romi Polii. Partai Demokrat pun menyoal rekomendasi PSU yang tidak dilaksanakan KPU Minsel di tiga TPS Kecamatan Tompasobaru dan Maesaan.

Untuk DPRD Kotamobagu Dapil Kotamobagu 1 Partai Demokrat menyoal penghitungan internal antara Ishak Sugeha dan Sukardi Sugeha.

12
Kirim Komentar