11 Jul 2019 12:00

GOR Sangihe Terkendala Tanah

MyPassion
Hendro Kawuka

MANADOPOSTONLINE.COM—Rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe membangun gedung olahraga (GOR) di Kelurahan Manente masih terkendala belum ada sertifikat tanah. Ini berkaitan keberadaan lahan yang masih bermasalah. Dengan pemilik tanah dan belum terselesaikan.

 

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs Hendro Kawuka. “Pembangunan GOR menggunakan dana alokasi khusus (DAK). Pusat tak akan mencairkan anggarannya jika lahan GOR tak punya sertifikat tanah,” ungkap Kawuka.

Dijelaskannya, lewat anggaran DAK Rp 15 miliar tahun 2019, pihaknya sebenarnya hendak melanjutkan pembangunan GOR lama. “Namun lantaran dililit masalah lahan dan sulit ditemukan solusinya, terpaksa rencana pembangunan GOR dialihkan ke lahan lain. Yakni lahan Stadion Manente,” katanya sembari menambahkan, rencana pembangunan GOR pada lahan milik Stadion Manente telah dikoordinasikan dengan pimpinan daerah, serta instansi teknis dan telah mendapat persetujuan.

“Sulit mencari solusi dengan pemilik lahan GOR lama. Apalagi masalah ini sudah bertahun-tahun mandek dan Badan Pertanahan tidak bersedia membuat sertifikat di lahan bermasalah. Sehingga alternatif GOR akan dibangun di lahan lain milik Stadion Manente,”ujarnya.

Disentil terkait dengan nasib GOR yang lama, menurut Kawuka nanti ditindak lanjuti kemudian. Apalagi GOR tersebut bukan Pemkab Sangihe yang bangun. Tapi salah satu putra daerah yang sukses di Jakarta.

“Yang terpenting bagaimana pembangunan GOR dengan anggaran 15 miliar tidak mubazir. Hanya gara-gara tak ada sertifikat tanah. Lebih baik kita bangun di lahan yang baru milik daerah,” paparnya.(wan/gel)

Kirim Komentar