11 Jul 2019 12:10
Kebanyakan Kasus Cabul

18 Anak di Bolmong Jadi Korban Kekerasan

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sepanjang Januari hingga Juni sudah 18 kasus kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bolmong Farida Mooduto, melalui Sekretaris DP3A Mansur Paputungan, kemarin.

 

Menurut dia, dari kasus tersebut tujuh diantaranya adalah kasus cabul. Sedangkan kasus lain yang cukup menonjol adalah pencurian anak. "Ada beberapa kasus dimana yang mencuri adalah ayah sendiri, tapi sudah pisah dengan istrinya. Sang istri melapor dengan tuduhan pencurian anak," ungkapnya.

Dijelaskannya, kasus trafficking juga terjadi di Bolmong. Tapi pihaknya terus berupaya menekan angka kekerasan pada perempuan dan anak. Salah satunya melalui penegakkan hukum. "Tapi kami punya pengacara yang akan mendampingi korban, agar supaya pelaku dihukum berat sehingga ada efek jera," tegasnya.

Dia mengungkapkan, DP3A telah mencetuskan kota ramah anak di Bolmong. “Dengan harapan dapat membawa pengaruh positif serta menebar virus perlindungan anak dan perempuan kepada masyarakat di Bolmong,” harapnya.

Kapolsek Lolak AKP Romel Pontoh menambahkan, kalau untuk wilayahnya didominasi oleh kasus cabul. “Tapi, kami telah berkoordinasi dengan DP3A untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini,” pungkasnya.(cw-03/ite)

Kirim Komentar