10 Jul 2019 11:02

Waspada! Enam Bulan, Sudah 69 Rumah Terbakar di Manado

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Kebakaran masih menjadi bencana yang kerap terjadi di Kota Manado. Sejak Januari hingga Juni, sudah 69 unit rumah terbakar.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado Hery Kontras mengatakan, kebanyakan kebakaran terjadi karena kelalaian manusia. Di mana pemakaian jaringan listrik melebihi beban sehingga terjadi korsleting dan arus pendek.

“Rumah yang mengalami kebakaran kebanyakan tidak ada tersisa. Karena masyarakat terlambat melapor ketika terjadi kebakaran. Sehingga saat mobil dan petugas kebakaran datang api sudah membesar,” ujarnya.

Dia meminta, masyarakat ketika meninggalkan rumah harus memeriksa semua alat listrik. Kalau perlu listriknya dimatikan. Agar tidak terjadi arus pendek.

“Kemudian kalau terjadi potensi kebakaran sekecil apapun langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran lewat call center 112. Jangan nanti api sudah membesar baru menghubungi,” ungkapnya.

Dia mengakui, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya telah membangun pos pembantu. Di kecamatan Malalayang, Tuminting, Wanea dan Mapanget.

“Supaya ketika terjadi kebakaran mobil yang ada di pos bantu cepat datang untuk memadamkan api,” jelasnya.

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Kota Manado Roy Maramis mengatakan selama kebakaran hanya terjadi di rumah penduduk. Kalau terjadi di gedung bertingkat apakah instansi memiliki alat untuk menjangkau ini.

“Kami meminta, pemerintah sudah mulai memikirkan ini. Karena sekarang sudah banyak gedung bertingkat di Kota Manado. Hal ini harus dipersiapkan untuk menghindari korban jiwa,” pungkasnya. (ite/gel)

Kirim Komentar