09 Jul 2019 09:22
Baru 34 Proyek DAK yang Siap

Perencanaan Lamban, Tender Proyek Sangihe Terlambat

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Tender proyek bernilai miliaran rupiah di Sangihe terlambat. Diakibatkan lambatnya organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan pengurusan.

 

Hingga memasuki triwulan tiga, baru 34 proyek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersiap ditender. Kepala Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sangihe Joram Lanongbuka mengatakan, pihaknya saat ini mengejar waktu.

“Kami siang malam bekerja. Mengejar waktu yang semakin mepet. Sebab sesuai ketentuannya, batas tender hanya sampai 22 Juli. Jika kontrak lewat dari tanggal tersebut maka pencairan tahap kedua tidak akan direalisasikan,” ungkap Lanongbuka. Diakuinya, OPD terlambat memasukkan dokumen perencanaan. “Karena sebagian besar bergerak nanti di bulan Juni,” bebernya.

Meski molor dari target waktu yang direncanakan, Lanongbuka memastikan proses tender diberlakukan sesuai mekanisme dan ketentuan.

“Termasuk bagi penyedia jasa, harus memenuhi regulasi dan persyaratan. Sehingga yang terpilih sebagai pemenang tender memiliki kualifikasi,” tukasnya. Selain proyek bersumber dari DAK, Lanongbuka menegaskan proyek lainnya, di antaranya Dana Alokasi Umum (DAU), diupayakan dipercepat. Apalagi posisi waktu saat ini telah memasuki pertengahan tahun. “Jadi 34 paket tender proyek DAK saat ini dipacu. Diantaranya pada Dinas Pekerjaan Umum khusus jalan dan jembatan serta kelanjutan pembangunan baru Rumah Sakti Umum Liun Kendage Tahuna,” ujarnya.

Sebelumnya Sekkab Sangihe Edwin Roring sudah mengingatkan kepala OPD untuk mempercepat proses tender proyek fisik. “Jangan sampai terlambat seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegas Roring.(gel)

Kirim Komentar