05 Jul 2019 15:19

Penerima BPJS di Mitra Lebih Banyak dari Jumlah Penduduk

MyPassion
Iustrasi BPJS.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Tidak sinkronnya data penerima BPJS, membuat Pemerintah Kabupaten Mitra harus merugi hingga miliaran rupiah. Dari data Dinas Kependudukan tercatat ada kelebihan sekira 10 ribu data siluman penerima BPJS. Warga peserta BPJS mencapai 127 ribu. Padahal keseluruhan warga Mitra hanya 117 ribu jiwa.

 

Kepala Disdukcapil Mitra David Lalandos mengatakan, adanya kelebihan data peserta BPJS dengan jumlah penduduk kemungkinan besar dikarenakan data tersebut tidak pernah di update oleh Dinas Sosial. "Ini akan kami bantu lakukan update. Karena ada kelebihan sekira 10 ribu peserta, dari jumlah penduduk yang ada," ujarnya.

Selain itu, dia menyebut, ada kelebihan tersebut, karena data yang dipakai BPJS saat ini merupakan data lama. Sehingga jika dibiarkan hal ini bisa merugikan Pemkab Mitra.  Ini merugikan sebab, pemkab menyetor ke BPJS. Tapi BPJS kembalikan ke kas negara, jadi bukan di kembalikan ke kas daerah. Satu tahun kerugian daerah, sekira 2 miliar setiap tahun berjalan," jelas Lalandos yang juga merupakan Plt Kepala Inspektorat Kabupaten Mitra.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Franky Wowor turut mengakui adanya kelebihan pada data penerima BPJS. Namun dia memastikan saat ini pihaknya segera verifikasi kembali data penerima. "Sudah sementara dilakukan pencocokan data. Karena ada penerima yang sudah tidak memiliki NIK tapi masih tercatat di penerima BPJS," ungkapnya.

Selain itu, menurutnya, turut ada warga yang sudah masuk di penerima KIS, tapi masih terdaftar di BPJS. "Nama penerima KIS juga akan dihapus dari data penerima BPJS. Yang pasti dalam waktu dekat ini segera diselesaikan," pungkas Wowor.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar