01 Jul 2019 09:16

Ribuan Kasus Dituntaskan, Premanisme Masih Mencolok di Sulut

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—HUT ke-73 Bhayangkara, Senin 1 Juni 2019 hari ini, dijadikan momentum jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara mengevaluasi kinerja.  Tercatat, lima bulan terakhir ini, preman yang ditangkap mencapai 1.485 orang.

 

Memang sejak dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Polda Sulut seriusi tingginya praktik premanisme.  Dari 2.029 laporan yang masuk selang Januari-Mei 2019, sudah 1.485 kasus dituntaskan penyidik.

Memang masih ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan. Tapi melihat perbandingan tersebut, itu bisa menjadi sok terapi bagi warga yang coba-coba mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kepolisian tidak segan-segan memberikan tindakan tegas.

Diketahui hari ini merupakan HUT ke-73 Bhayangkara. Pemberantasan premanisme juga menjadi atensi khusus Kapolda Sigid. Bukan tanpa alasan, saat ini berbagai aksi kejahatan seperti pembunuhan, penganiayaan, perkosaan, pencabulan dan ancaman kejahatan lainnya, masih menghiasi pemberitaan media.

Kapolda benar-benar ingin membersihkan Nyiur Melambai dari ancaman oknum-oknum yang mengganggu kamtibmas. Yang terbaru kasus dugaan pembunuhan anggota TNI AD dari Korem 131/Santiago yaitu Kopda Lucky Prasetyo, Sabtu (29/6) subuh. Dalam kasus itu, tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami berharap patroli kepolisian terus dilakukan. Yang paling penting itu memang saat malam hari. Karena memang saat ini kalau malam hari banyak orang mabuk juga. Kalau pulang pakai motor, sering juga bertemu dengan anak-anak muda yang membawa motor sudah ugal-ugalan,” sebut Aldo Harimisa (27), karyawan swasta yang tinggal di wilayah Tuminting.

123
Kirim Komentar