21 Jun 2019 09:12

PDI-P Sulut: Megawati Tetap Ketum

MyPassion
Rakernas yang digelar di Jakarta belum lama ini dihadiri pengurus DPD PDI Perjuangan se-Indonesia. Yang juga menyuarakan dukungan pada Megawati Soekarnoputri untuk kembali memimpin PDI Perjuangan. ( Dok PDIP)

MANADOPOSTONLOINE.COM—Megawati Soekarnoputri masih sangat dipercaya kader PDI Perjuangan. Termasuk dari Sulawesi Utara (Sulut).  

 

Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar mengatakan, nama jika Megawati Soekarnoputri muncul sebagai calon tunggal ketum.

“Saat rakernas, DPD se-Indonesia menyuarakan dukungan pada Ibu Mega sebagai ketum. Termasuk Sulut,” kata Wongkar. Menurutnya sosok Mega sangat lekat dengan partai dan belum tergantikan. “Ini juga jadi aspirasi akar rumput,” tegasnya.

Memang Sekretaris Jenderal (sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristianto mengatakan keputusan untuk memilih ketua umum PDIP selanjutnya akan diputuskan dalam Kongres V yang akan digelar pada 8 Agustus 2019.

Agenda Rakernas IV yang digelar di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, belum memutuskan memilih ketua umum PDIP untuk periode berikutnya. "Ya nanti (pemilihan Ketum) di dalam kongres," kata Hasto di Jakarta, Kamis (19/6).

Namun, Hasto mengklaim seluruh Ketua DPD PDIP di seluruh Indonesia telah memohon kesediaan Megawati untuk kembali menjabat ketua umum.

Ia menyatakan aspirasi tersebut merupakan suara masyarakat di tingkat bawah yang dibawa oleh para pengurus PDIP. "Itu suara arus bawah," kata Hasto.

Hasto mengatakan seluruh peserta kongres PDIP nantinya membawa mandat dari masyarakat arus bawah. Ia mengatakan mandat itu harus didengarkan dan ditindaklanjuti dalam kongres V mendatang.

"Dengan demikian seluruh substansi persiapan kongres adalah bagaimana PDIP mendengar arus bawah ini, jadi bukan ikut model demokrasi gaya negara lain," ujarnya.

Tak hanya itu, Hasto menilai kinerja PDIP di bawah kepemimpinan Megawati memiliki prestasi yang gemilang.

Ia mencontohkan, PDIP berhasil memenangkan pemilu legislatif sebanyak dua kali berturut-turut di Pemilu 2014 dan 2019 ini.

"Sehingga perubahan yang dimaksudkan oleh PDIP adalah perubahan kemajuan bagi masyarakat bangsa dan negara Indonesia, kemajuan ke arah yang lebih baik tapi dalam kepemimpinan kami setiap ada jalan ideologi," kata dia

Saat ditanya tentang regenerasi di posisi Ketum PDIP, Hasto hanya menjawab diplomatis. Kedua anak Megawati, Prananda Prabowo dan Puan Maharani diisukan menggantikan Megawati untuk mengisi posisi Ketum pada kongres V mendatang. Meski begitu, Hasto mengatakan keputusan untuk menggantikan posisi Ketum tersebut harus mempertimbangkan faktor lain.

"Kepemimpinan dalam kesadaran PDIP itu adalah tidak semata-mata kepemimpinan yang mendapat legitimasi kuat dari arus bawah, memiliki pengalaman panjang, kokoh dalam ideologi. Tetapi juga isyarat langit, kita tunggu dari Megawati Soekarnoputri nanti," kata Hasto.(gel)

Kirim Komentar