20 Jun 2019 16:38

Tunjangan Desa Jadi Perdebatan di Paripurna DPRD Boltim

MyPassion
Grafis.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim untuk menurunkan tunjangan aparat desa tidak sejalan dengan anggota DPRD Boltim. Dalam sidang paripurna penetapan Ranperda LKPJ APBD 2018 kemarin, beberapa anggota legislatif (Aleg) menyuarakan penolakan terhadap wacana tersebut.

Ketua Komisi Dua DPRD Boltim Argo Sumaiku saat menyampaikan tambahan catatan menegaskan jika pihaknya menolak rencana pengurangan tunjangan untuk aparat desa.

Dia pun meminta pertimbangan pemkab soal rencana tersebut. Dengan alasan, kepala desa bersama aparat merupakan ujung tombak baik dalam sisi pelayanan maupun pembangunan di daerah.

“Perlu dipertimbangkan lagi. Sebab kepala  desa dan aparat merupakan ujung tombak pembangunan di daerah,” tegas Aleg Demokrat tersebut.

Senada,  disampaikan Aleg Sofyan Alhabsyi. Politisi senior tersebut menuturkan jika perangkat desa merupakan ujung tombak pemerintah dalam mewujudkan percepatan pembangunan di pedesaan. “Oleh sebab itu  pemerintah daerah wajib memperhatikan hal tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah desa, merupakan lokomotif pembangunan. Sehingga perlu juga untuk diberikan pembekalan dalam melaksanakan tugas, agar memiliki sistem yang kuat.

“Pemerintah desa merupakan instrumen yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan, maka kapasitas perangkat perlu ditingkatkan dan juga diperhatikan," pintanya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit menampik adanya wacana pemkab untuk mengurangi tunjangan tersebut. Dia menegaskan informasi tersebut tidaklah benar. “Rumor itu tidak benar. Tidak ada pengurangan tunjangan,” tegasnya, saat memberikan jawaban atas catatan yang disampaikan para anggota DPRD.

Dia pun membeber saat ini tunjangan aparat desa masih seperti biasa. Bahkan termasuk tunjangan tertinggi di Sulut (lihat grafis,red). Dia pun memastikan informasi pengurangan tunjangan itu tidak benar. Dia menekankan selama ini Pemkab  Boltim, sangat memperhatikan tunjangan bagi aparat desa.

Dia pun berpesan kepada seluruh aparat desa untuk menjalankan tugas dengan baik. Jangan hanya menuntut hak tapi tidak menjalankan kewajiban dengan baik. "Aparat desa juga harus bekerja dengan baik. Karena pemkab sangat memperhatikan hak-hak dari semua aparat," tandasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar