20 Jun 2019 09:49

Fakultas Kedokteran Dituntut Moratorium

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Universitas yang hendak menambah program studi kedokteran di Sulawesi Utara, ada informasi penting. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi diminta tidak lagi mengobral izin fakultas kedokteran (FK) dan fakultas kedokteran gigi (FKG) baru. Sejumlah elemen atau organisasi yang terkait dengan dokter serta dokter gigi menuntut diberlakukannya moratorium izin FK dan FKG baru.

 

Tuntutan penghentian sementara penerbitan izin FK dan FKG baru itu disampaikan Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Bambang Supriyatno. Tuntutan moratorium tersebut disepakati juga oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Majalis Kolegium Kedokteran Indonesia, Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), serta sejumlah organisasi lain.

Bambang menuturkan, ada peningkatan jumlah FK yang signifikan. Pada 2015, jumlah FK di Indonesia ada 72. “Sekarang ada 89 FK. Tampaknya bisa kebanyakan. FKG sekarang 32 unit,” katanya di kantor KKI Jakarta kemarin (19/6). Belum lagi terkait dengan akreditasinya, masih banyak FK yang terakreditasi C.

Bambang menganggap keluarnya izin operasional FK baru oleh Kemenristekdikti banyak yang tidak memenuhi prosedur. Dia mencontohkan, penambahan dari 72 menjadi 89 FK, hanya 6 FK yang proses visitasinya sesuai prosedur. Yakni proses visitasi yang diikuti unsur atau elemen terkait.

Ketua AIPKI Mahmud Ghaznawie menyampaikan, moratorium bisa dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. Misalnya menunggu FK yang baru menuntaskan satu angkatan sampai wisuda. Kemudian, dokter lulusan FK baru tersebut dievaluasi. ’’Dilihat kualitas mereka seperti apa,’’ tuturnya.

Dia menjelaskan, jangan sampai di Indonesia muncul kesan mendirikan FK maupun FKG itu mudah. Sementara produktifitas atau kualitasnya rendah. Menurut Mahmud,  proses pengajuan izin FK diawali dengan memasukkan proposal ke Kemenristekdikti. Kemudian yang dinilai layak akan dilakukan visitasi.

12
Kirim Komentar